Anak Bunuh Ibu di Riau
2 Bocah Ini Sempat Bacakan Al Fatihah Seusai Bunuh Ibunya, Cara Mereka Meminta Maaf Kepada Kartini
Menurut warga, suami Kartini pernah menyebut sang istri sempat hendak membunuh anak tirinya menggunakan pisau dapur.
TRIBUNJATENG.COM, RIAU - Dua bocah pelaku pembunuhan terhadap ibunya di Dumai Riau mengklaim tak takut apalagi menyesal.
Seusai membunuh ibunya, kedua bocah ini bahkan sempat membacakan surat Al Fatihah di hadapan jenazah.
Sementara sebelumnya, sang suami yang ikut menjadi pelaku dan saat ini masih dicari keberadaannya bahkan sempat mengumandangkan adzan di telinga istrinya yang sudah tak bernyawa itu.
Ya, tak ada sedikit penyesalan di raut wajah dua bocah berusia 14 dan 12 tahun ini seusai ditangkap pihak kepolisian karena menjadi pelaku pembunuhan terhadap ibunya.
Baca juga: TAK Menyesal, Alasan 2 Bocah di Riau Ini Bunuh Ibunya, Mayat Ditemukan Terbungkus Karung di Got
Tak hanya dua bocah ini, sang ayah atau suami dari wanita yang dibunuh itu pun ikut serta.
Namun hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari keberadaan pria yang merupakan suami korban.
Dalam perkembangan terungkap alasan mereka kompak membunuh korban, bahkan mengaku puas seusai wanita yang merupakan ibu dari dua anak itu sudah mati dibunuh.
Warga Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau dihebohkan penemuan mayat wanita terbungkus karung pada Jumat (25/8/2023).
Jasad itu sudah mengeluarkan bau tak sedap dan tergeletak di dalam got ketika ditemukan pertama kalinya.
Adapun identitas jenazah adalah Kartini (41).
Perempuan itu tewas secara tragis di tangan suami dan dua anaknya.
Kedua anak korban, LZP (14) dan KT (12) telah ditangkap polisi.
Sedangkan sang ayah kabur.
Pembunuhan Kartini pun membuka sejumlah tabir.
Baca juga: Kisah Pilu Tim KKN di Lubuk Tigo Riau Berangkat 14 Orang Tapi Pulang Hanya 13 Orang
Diungkapkan Ketua RT setempat, Sunan Hariono mengungkap keseharian Kartini dan keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20160414_235730.jpg)