Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Gibran Sebut Pemasang Baliho Pasangan Prabowo-Gibran Belum Minta Izin

Menurut Gibran, pihak pemasang baliho bergambar dirinya yang disandingkan dengan bakal capres Prabowo Subianto belum izin dengannya.

Editor: m nur huda
Kompas.com/Nansianus Taris
TERPAMPANG - Baliho besar berukuran 5x5 meter yang menampilkan wajah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming terpampang di pusat kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. 

Menurut Gibran, pihak pemasang baliho bergambar dirinya yang disandingkan dengan bakal capres Prabowo Subianto belum izin dengannya.


TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Baliho bergambar bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terpasang di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Foto baliho tersebut berlatar belakang merah putih, sementara Prabowo-Gibran kompak mengenakan peci warna hitam di baliho tersebut.

Di baliho tersebut tertulis Masyarakat NTT (Nusa Tenggara Timur) mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden.

Gibran pun merespons baliho tersebut.

Menurut dia, pihak pemasang baliho bergambar dirinya yang disandingkan dengan bakal capres Prabowo Subianto belum izin dengannya.

"Ya kemarin sudah koordinasi, terutama yang di Labuan Bajo belum izin. Izin ke saya masang foto saya. Nanti ditindaklanjuti," katanya, saat ditemui di kantornya, Senin (28/8/2023).

Ia mengaku tidak tahu-menahu mengenai pemasangan baliho itu. Sebab, dirinya tidak pernah mengarahkan untuk memasang baliho.

"Takono sing masang baliho. Aku ra mudeng. Aku kan ra mengikuti. Takono relawan. Aku yo ra ngarahkan juga," bebernya.

Sejauh ini, Gibran menuturkan, baru satu baliho itu yang memasang foto dirinya tanpa izin.

"Setahu saya baru satu itu," ujarnya.

Ia pun memaklumi pergerakan relawan yang memiliki inisiatif sendiri dalam mempromosikan seorang tokoh.

"Ya relawan kaya gitu. Inisiatif bikin apa, bikin apa," tuturnya.

Menurut dia, pemasang baliho di Labuan Bajo itu berbeda dengan basis di daerah lain.

"Beda pulau beda orang juga. Relawan kan muncul sendiri," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved