Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

Bacapres Anies Baswedan Kena Mental Ditagih 'Utang' Saat Pidato Soal Memiskinkan Koruptor

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan kena mental ditagih janjinya saat menjadi Gubernur DKI ketika berpidato lantang soal memiskinkan koruptor.

Editor: raka f pujangga
Kompas/Totok Wijayanto
Menurut Anies baswedan, untuk menghentikan aksi kriminal KKB di Papua perlu dicarikan solusi damai yang menghadirkan rasa keadilan. 

TRIBUNJATENG.COM – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan kena mental ditagih janjinya saat menjadi Gubernur DKI ketika berpidato lantang soal memiskinkan koruptor.

Anies Baswedan ditagih membayar tunjangan PNS yang belum dibayarkannya saat menjabat Gubernur DKI.

Penagihan terhadap Anies Baswedan itu disampaikan seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI).

Baca juga: Ketum Demokrat AHY Klaim Sudah Tahu Sosok Cawapres Anies Baswedan

Mahasiswi UI, Irma Josephine menagih TKD itu kepada Anies, karena ayahnya yang seorang PNS di DKI merasakan langsung persoalan tunjangan itu.

Dimana sebelumnya hal itu disampaikannya saat forum Anies berpidato dan tanya jawab dengan mahasiswa berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Depok, Selasa (29/8/2023).

Anies yang diundang untuk memberikan kuliah kebangsaan berbicara tentang korupsi dan hukuman bagi para koruptor saat memberi kuliah.

Menurutnya, praktik korupsi menghambat sistem pemerintahan yang baik bagi masyarakat.

Anies membagi tiga faktor penyebab korupsi.

Menurutnya, seseorang bisa korupsi karena kebutuhan, sistem atau ketamakan.

Jika seseorang hanya bergaji bulanan cukup untuk membiayai 15 hari hidupnya, maka untuk bisa hidup 15 hari ke depannya ia berpotensi korupsi.

“Sistem pengupahan pun harus disesuaikan hingga mencukupi kehidupan pekerjanya.

Karena gajinya hanya cukup untuk hidup 15 hari. Terus 15 (hari) berikutnya apa? Sistem remunerasi yang diperbaiki," kata Anies dikutip Tribun-Medan.com dari Tribunnews.com.

Anies Baswedan menyebut bahwa wilayah Jawa Tengah bukan merupakan kandang banteng, namun lahan subur kemenangan. (Istimewa)
Selain itu lanjutnya, ada juga pejabat yang korupsi karena serakah.

Pelakunya adalah mereka yang sudah kaya raya tapi masih merampok uang rakyat.

Menurut Anies, hukuman yang tepat bagi koruptor serakah ini adalah dimiskinkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved