Berita Blora
Diperkirakan Dibangun 2024, Jalur Utama Sepanjang 12 Km Doplang - Bangklean Terpantau Masih Rusak
Jalur utama sepanjang 12 kilometer yang menghubungkan Desa Doplang dengan Desa Bangklean Kecamatan Jati Kabupaten Blora terpantau kondisinya rusak
Penulis: ahmad mustakim | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Jalur utama sepanjang 12 kilometer yang menghubungkan Desa Doplang dengan Desa Bangklean Kecamatan Jati Kabupaten Blora terpantau kondisinya masih rusak parah.
Jalan milik Pemerintah Kabupaten Blora ini sangat dikeluhkan warga setempat.
Banyaknya lubang yang menganga dan berdebu cukup membahayakan warga yang melintas.
Apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini, kondisinya semakin memprihatinkan
Camat Jati, Muhari mengatakan, jika tahun ini Pemerintah Kabupaten Blora masih fokus dibeberapa titik.
"Untuk jalur Doplang- Bangklean hanya ada perawatan tahun ini. Hanya saja, kapan dan volumenya berapa kami belum bisa matur," ungkapnya, Kamis (7/9/2023).
Muhari menambahkan, diperkirakan jalur Doplang-Bangklean akan diperbaiki pada 2024.
"Dalam setiap kesempatan termasuk Musrenbang kecamatan dan kabupaten selalu kami sampaikan. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," tambahnya.
Salah seorang warga mengeluhkan jalan rusak ini.
Menurutnya, jalan rusak yang kian parah itu membuat aktifitas warga terganggu.
"Semakin kesini lubangnya semakin bertambah banyak. Berdebu dan berbatu," ungkap wanita muda bernama Desti.
Bahkan, dirinya pernah mendapati orang terjatuh karena terjebak lubang yang memenuhi jalan.
"Jatuh sendiri karena melewati jebakan alam itu," imbuhnya.
Dia berharap pemerintah segera menangani kerusakan jalan yang merupakan jalur vital.
"Kami juga butuh jalan mulus. Perbaiki jalan kami," pungkasnya. (Kim)
Baca juga: Tingkatkan SDM Tenaga Pendidik, BPI Gelar 8 Program Workshop Kurikulum Merdeka
Baca juga: Pengakuan Ibu Anwar Kyai Cabul Semarang Soal BMT Merugi dan Larinya Jemaah
Baca juga: WASPADA! Pencurian Kendaraan di Sebuah Toko di Kudus, Sasar Motor yang Kuncinya Masih Menempel
Baca juga: Seusai Disentil Wali Kota Semarang Soal Tanaman Kering, DPU Janji Lakukan Pembenahan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Desa-Doplang-dengan-Desa-Bangklean.jpg)