Berita Semarang
Seusai Disentil Wali Kota Semarang Soal Tanaman Kering, DPU Janji Lakukan Pembenahan
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang berjanji akan melakukan pembenahan tamaman di median jalan yang kering maupun mati akibat cuaca panas di ibu
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang berjanji akan melakukan pembenahan tamaman di median jalan yang kering maupun mati akibat cuaca panas di ibu kota Jawa Tengah.
Beberapa waktu lalu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sempat menyentil soal tanaman kering di beberapa jalan protokol.
Plt DPU Kota Semarang, Suwarto menjelaskan, ada beberapa taman yang menjadi tanggungjawab DPU dan ada yang merupakan kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang. Taman median jalan menjadi kewenangan DPU.
"Ibu (wali kota) yang kemarin sidak ke PRPP, ada beberapa, yang terutama di sebelah utara, pagi hingga siang (tanaman) kepanasan. Di sisi selatan tertutup flyover, jadi lebih hijau, lebih bagus," terang Warto, sapaannya, Kamis (7/9/2023).
Warto memaparkan, kemarau panjang membuat tanah kering. DPU tetap melakukan penyiraman secara maksimal saat kondisi kering. Penyiraman dijadwalkan dua kali dalam sehari yakni pagi hari dan sore hari. Sedangkan, siang hari tidak dilakukan penyiraman karena hanya akan membuat kering. Dia memastikan, petugas melakukan penyiraman menyeluruh tanpa ada yang terlewat.
"Karena memang kemarau cukup panjang, tanahnya juga, disiram berapapun, tidak akan seperti kalau hujan, pecah pecah tetap masih ada
Lebih lanjut, Warto menambahkan, arahan dari wali kota untuk melakukan kajian terkait tanaman yang cocok ditanam di median jalan sehingga akan tahan saat musim kemarau.
"Harus disusaikan dengan tanaman yang di tanam, yang cocok di lokasi tersebut. Kami melakukan kajian dan melakukan pembenahan," ungkapnya.
Warto memaparkan, pembenahan akan dilakukan pada perubahan angggaran 2023 mendatang khusus untuk taman di Bundaran PRPP. Sementara, taman median Jalan Madukoro hanya dilakukan pembersihan karena saat itu telah dilakukan pembersihan.
"Jadi kita lakukan pembersihan secara maksimal, pemangkasan daun yang kering, yang di Madukoro bisa diatasi dengan itu," katanya.
Dia berharap, tanaman yang sempat kering bisa menjadi bersih dan kembali hijau seperti sediakala.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan sidak ke bundaran PRPP.
Dia menyayangkan melihat kondisi tanaman yang kering atau mati. Dia meminta dinas terkait perhatian terhadap kondisi ini.
"Teman-teman dari dinas bisa membuat tapi tidak bisa merawat," ujar Ita, sapaannya. (eyf)
Baca juga: KPU Karanganyar Mulai Proses Penyusunan DCT
Baca juga: Resepsi Apat Dikerumuni Ribuan Lalat, Peternak Ayam Panen di H-4 Pernikahan
Baca juga: Tanggapan Nana Sudjana Soal Guyonan Ganjar Pranowo Tentang Noni-Noni Penunggu Wisma Perdamian
Baca juga: Arti Lirik U2 I Still Haven’t Found Dinyanyikan Putri Ariani di America’s Got Talent