Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MotoGP

Marc Marquez Dilarang Lihat Data Telemetri Pembalap Penguji, Tanda Honda Lakukan Pencekalan?

Pembalap bintang Repsol Honda, Marc Marquez, memberikan pengakuan mengejutkan di tengah-tengah gelaran MotoGP San Marino

Editor: muh radlis
motogp
Marc Marquez. 

TRIBUNJATENG.COM - Pembalap bintang Repsol Honda, Marc Marquez, memberikan pengakuan mengejutkan di tengah-tengah gelaran MotoGP San Marino 2023 di Sirkuit Misano, Italia.

Seri ini telah menjadi sorotan, terutama karena rumor tentang masa depan Marquez yang santer beredar.

Beberapa hari sebelum seri MotoGP ke-12 tahun 2023 ini dimulai, banyak spekulasi tentang kepindahan Marquez dari Honda.

Rumornya, Marquez akan bergabung dengan tim Gresini Racing, yang akan mengakhiri kontraknya dengan pabrikan Jepang itu yang tersisa hanya satu musim lagi.

Meskipun masih sebatas rumor, situasi ini tentu mengganggu Marquez dan Honda yang berusaha tampil maksimal di MotoGP San Marino 2023.

Dalam upaya mereka untuk menunjukkan performa terbaik, tim Honda juga menurunkan Stefan Bradl sebagai wildcard.

Bradl, yang merupakan pembalap penguji Honda, langsung memberikan impresi positif dengan menjadi pembalap RC213V tercepat dalam sesi latihan bebas awal, meskipun dia hanya berada di urutan ke-16.

Sementara itu, Marquez, pembalap berusia 30 tahun yang telah meraih delapan gelar juara dunia, mengalami awal yang lebih sulit, berada di urutan ke-21 pada sesi latihan bebas.

Namun, di hari kedua, Marquez menunjukkan perbaikan yang signifikan ketika ia berhasil masuk ke sesi kualifikasi 2 (Q2).

Setelah menyelesaikan sesi sprint, Marquez membuat pernyataan mengejutkan dengan mengungkapkan bahwa Honda melarangnya untuk melihat data telemetri milik Bradl.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang masa depan Marquez di Honda, mengingat banyaknya rumor yang menghubungkannya dengan kepindahan ke Gresini Racing.

Namun, Honda memiliki alasan lain untuk melarang Marquez melihat data telemetri Bradl.

Keputusan ini diambil agar tidak menimbulkan kebingungan pada Marquez karena perbedaan signifikan dalam karakteristik motor mereka.

Bradl turun di MotoGP San Marino 2023 dengan menggunakan prototipe RC213V 2024 yang dilengkapi dengan mesin 2023 saat sesi sprint race.

Beruntungnya, Bradl tidak mencatatkan waktu yang signifikan lebih cepat daripada Marquez, sehingga tidak ada tekanan tambahan untuk mengungkapkan data telemetri.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved