Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kabupaten Semarang

215 Siswa Sekolah Lansia Pancasila Diwisuda di Ungaran Semarang

Setelah diwisuda, para siswa dari Sekolah Lansia Pancasila tetap mendapatkan bimbingan dari para narasumber atau yang disebut sahabat lansia.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
PEMKAB SEMARANG
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyalami para siswa dari Sekolah Lansia Pancasila di di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang yang diwisuda di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Barat pada Senin (9/10/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - 215 siswa dari Sekolah Lansia Pancasila di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang diwisuda di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Barat pada Senin (9/10/2023).

Sekolah lansia merupakan inovasi pelaksanaan ketahanan keluarga lansia

Nantinya, mereka dapat menjalani masa tuanya dengan sehat dan sejahtera.

Menurut penuturan Kepala Sekolah Lansia Pancasila, Maria Ana Sriwati, para siswa tersebut telah menyelesaikan pelajaran berdasarkan kurikulum yang ditetapkan organisasi Indonesia Ramah Lansia.

Pembelajaran itu terbagi dalam kurikulum dasar, menengah, dan akhir.

Baca juga: BREAKING NEWS : Suwandi Hilang di Lereng Gunung Ungaran, Sudah 3 Hari Belum Ketemu

Baca juga: Dampak 5 Bulan Tak Ada Hujan, Air Embung Sebligo Ungaran Mengering, 48 Pohon Durian Milik Warga Mati

Setelah diwisuda, mereka tetap mendapatkan bimbingan dari para narasumber atau yang disebut sahabat lansia.

Sahabat lansia itu berasal dari beberapa lembaga mitra seperti rumah sakit, Puskesmas, dan lembaga keagamaan.

“Pembelajaran itu sepanjang hayat,” kata dia kepada Tribunjateng.com, Senin (9/10/2023).

Para sahabat lansia itu, lanjut Maria, harus mendatangi para lansia yang tersebar di beberapa dusun di Desa Kenteng, Bandungan.

Maria menyebutkan, saat ini masih terdapat 124 warga lansia yang masih mengikuti pembelajaran. 

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengajak warga lanjut usia (lansia) untuk bersikap optimis menjalani kehidupannya.

Menurutnya, mereka harus merasa bahagia mengerjakan berbagai aktivitas agar tetap bugar.

“Berkumpul dan berinteraksi dengan teman satu angkatan, sanak keluarga dan menjalankan kegiatan agama serta sosial akan menjadikan bahagia,” pungkas dia. (*)

Baca juga: Aktris Hana Hanifah Bakal Gugat Cerai Randy: Emang Aku Kurang Apa Sampai Dia Cari di Orang Lain

Baca juga: Saya Cuma Pelatih, Bukan CEO: Tatkala Bernardo Tavares Komentari Wiljan Pluim Dipecat PSM Makassar

Baca juga: Persembahan Terakhir PSM Buat Wiljan Pluim, Pemain Asing Terlama Bela Juku Eja, Mangkir di 7 Laga

Baca juga: Lantik Pengurus TP PKK Kudus, Bergas: Ambil Peran Sebagai Pendamping Masyarakat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved