Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Bombardir Gaza, Israel Diduga Gunakan Senjata Fosfor Putih yang Dampaknya Mengerikan

Israel diduga menggunakan white phosphorus atau fosfor putih saat membombardir Jalur Gaza, Palestina.

BELAL AL SABBAGH / AFP
Foto udara menggambarkan sejumlah bangunan di Gaza City yang rusak parah akibat gempuran udara Israel pada Selasa (10/10/2023).  

TRIBUNJATENG.COM - Israel membombardir Jalur Gaza, Palestina, saat bertempur melawan kelompok militan Hamas.

Israel diduga menggunakan white phosphorus atau fosfor putih dalam serangan tersebut.

Menurut Human Rights Watch (HRW), penggunaan fosfor putih berpotensi membuat warga sipil mengalami cedera serius dan jangka panjang.

Baca juga: 11 Jurnalis Tewas 2 Hilang Dalam Serangan Udara Israel Ke Gaza dan Lebanon

Tuduhan Israel menggunakan fosfor putih didasarkan pada analisis HRW yang memverifikasi video pada 10-11 Oktober 2023 yang diambil di Lebanon.

Dalam video, HRS mendapati serangan artileri yang ditembakkan Israel di atas pelabuhan Gaza berupa fosfor putih.

Militer Israel melakukan serangan udara Asap di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023).
Militer Israel melakukan serangan udara Asap di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023). (AP via Sky News)

Senjata yang sama juga diduga ditembakkan Israel di dua lokasi pedesaan di sepanjang perbatasan negara ini dengan Lebanon.

Kendati demikian, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah tuduhan penggunaan fosfor putih sebagaimana dikatakan HRW.

"Tuduhan yang dilontarkan kepada IDF terkait penggunaan fosfor putih di Gaza adalah tidak benar," ujar IDF, dikutip dari Reuters.

Apa itu fosfor putih?

Direktur HRW untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Lama Fakih mengatakan, fosfor putih dapat menimbulkan dampak yang tidak main-main.

"Fosfor putih tidak pandang bulu ketika ditembakkan di daerah perkotaan yang padat penduduk di mana ia dapat membakar rumah-rumah dan menyebabkan kerusakan yang mengerikan bagi warga sipil," ujarnya, dikutip dari Al Jazeera.

Adapun, fosfor putih yang diduga digunakan Israel adalah zat beracun seperti lilin yang terbakar pada suhu lebih dari 800 derajat Celcius.

Senjata tersebut punya suhu yang cukup tinggi untuk melelehkan logam.

Di sisi lain, fosfor putih mempunyai kemampuan untuk menyulut api yang menyebar dengan cepat dan menciptakan asap tebal di area yang luas.

Karena alasan itulah, senjata tersebut dipilih oleh militer yang ingin menciptakan tabir asap yang dapat bertahan selama tujuh menit.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved