Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Israel Makmur meski Tanpa Minyak, Ini Sebabnya

Dibandingkan negara-negara lain di seluruh dunia, Israel bisa dibilang sebagai negara yang paling sering dilanda perang.

tribunnews.com
Bendera Israel. 

TRIBUNJATENG.COM - Dibandingkan negara-negara lain di seluruh dunia, Israel bisa dibilang sebagai negara yang paling sering dilanda perang.

Israel tidak hanya berkonflik dengan Palestina.

Israel juga memiliki riwayat permusuhan dengan negara-negara tetangganya di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Israel Gempur Kamp Pengungsi Terbesar di Gaza, 50 Tewas dan 150 Terluka

Dalam Perang Arab Israel (1948) dan Perang Yom Kippur (1973), negara ini bahkan sempat dikeroyok Suriah, Mesir, Yordania, Arab Saudi, dan Irak.

Akar konflik di kawasan itu memiliki sejarah panjang.

Israel didirikan pada 14 Mei 1948 di atas wilayah Palestina setelah Inggris hengkang dari wilayah tersebut.

Setelah kemenangan melawan negara-negara Arab, praktis Israel menguasai nyaris seluruh Palestina dan hanya menyisakan Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Yang mana wilayah Tepi Barat juga terus diduduki oleh pemukiman Yahudi yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

Kemajuan ekonomi Israel

Israel merupakan negara di kawasan Timur Tengah yang industrinya, terutama industri manufaktur, relatif paling maju sejak 1970-an, saat negara-negara Arab masih mengandalkan sumber uang dari minyak.

Israel sejatinya juga memiliki cadangan minyak dan gas, namun relatif sedikit.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Israel, kemajuan industri di negara itu tak lepas dari banyaknya tenaga ahli dan cendekiawan yang melakukan eksodus dari negara-negara Eropa selama pecah Perang Dunia II untuk menghindari persekusi.

Banyak dari para pengungsi Yahudi dari Eropa ke tanah Palestina ini adalah mereka yang merupakan tenaga-tenaga ahli berbagai bidang industri, termasuk juga para ahli ekonomi, dokter, pengacara, hingga bankir.

Bukan hanya dari Eropa, banyak pula penduduk Yahudi yang selama puluhan tahun menetap di Benua Amerika dan bekas Uni Soviet juga melakukan eksodus ke Tanah Palestina.

Bahkan, eksodus warga Yahudi dari seluruh dunia ke Israel masih berlangsung hingga saat ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved