Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mata Lokal Memilih

Presentase Pemilih Pemula di Pemilu 2024 Disebut Lebih Besar dan Potensial

Di range usia tersebut mereka yang memiliki hak memilih dalam pemilu 2024 sekitar 107-108 juta.

Editor: rival al manaf
PEMKAB BATANG
Petugas Disdukcapil Batang saat melakukan perekaman KTP-El kepada pemilih pemula, Senin (9/10/2023). 

TRIBUNJATENG.COM - Presentase pemilih pemula pada pemilu 2024 diprediksi cukup besar dan potensial.

Merujuk data KPU pemilih muda atau pemula dikategorikan mereka dengan usia 17 hingga 40 tahun.

Di range usia tersebut mereka yang memiliki hak memilih dalam pemilu 2024 sekitar 107-108 juta.

Jumlah itu lebih dari setengah total jumlah pemilih di Indonesia, yakni 55 persen.

Baca juga: Ada Tumbal di Balik Pesta Gol PSIS Semarang vs Persita, Gilbert Agius Sayangkan Pemain Cedera

Baca juga: Kesaksian Warga Ungkap Tabiat Slamet, Suami Palu Istri Hingga Tewas di Demak, Sudah Buat Surat

Baca juga: Nilal Muna Lulusan Terbaik UIN Walisongo Semarang: Bangga Angkat Derajat Ayah yang Cuma Sopir Angkot

Wakil Bendahara PMI Jacobus Dwihartanto
Wakil Bendahara PMI Jacobus Dwihartanto (istimewa)

 

Menyikapi data tersebut, caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Jateng 1 Jacobus Dwihartanto mengaku siap menggaet kaum pemilih pemula.

Pria yang disapa Om Jack ini mengakui bahwa persentase kaum pemilih pemula justru lebih besar.

Keberadaan mereka dianggap potensial untuk mendulang suara para caleg.

"Pemilih pemula justru paling banyak. Maka kami termasuk yang berkeinginan untuk mendapatkan suara dari mereka," kata Om Jack dalam keterangan tertulis, Jumat (9/11/2023).

Om Jack menegaskan, Golkar merupakan suatu partai yang terdiri dari banyak elemen dengan latar belakang yang beragam.

"Golkar bukan milik satu golongan saja, dan amat sangat memandang kesetaraan. Kami ingin sekali hadir bersama semua," sebutnya.

Untuk menggaet mereka, kata dia, pihaknya aktif dalam banyak kegiatan yang berbasis kemanusiaan, sosial dan sukarelawan.

Upaya itu diyakini bakal membuat simpati kaum pemilih pemula yang dominan anak muda.

"Prinsipnya kami selalu menyuarakan kesetaraan. Kemudian aktif untuk kemanusiaan, sosial, dan tentunya membantu banyak orang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved