Berita Jepara
Kronologi Pria di Jepara Aniaya Pacar, Minta Dibonceng Lalu Tusukkan Obeng Berkali-kali
pria berinisial R, warga Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, menjadi buronan polisi usai menganiaya serta membawa kabur mmotor pacarnya
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Seorang pria berinisial R, warga Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, menjadi buronan polisi usai menganiaya serta membawa kabur sepeda motor scoopy milik pacarnya.
Kejadian nahas ini berlangsung belakang gudang yang berada di Desa Bondo, Senin (13/11/2023) kemarin malam.
Kapores Jepara AKBP Wahyu Wahyu Nugroho Setyawan membeberkan kronologi kejadian tersebut.
Baca juga: Tak Cuma Ambil Golok dan Gotong Mayat, Fakta Baru Kasus Subang Danu Ikut Pukul dan Pegangi Amel
Baca juga: Sah! Daftar Tarif Listrik Token Listrik PLN Selasa 14 November 2023 Beli Rp 250 Ribu Dapat Segini
Awalnya, kata dia, R meminta tolong kepada pacarnya, A (20), untuk mengantarkannya kerja.
Kemudian mereka bertemu di sebuah warung Bakso 77 di Bondo.
Dari sini, pelaku membawa sepeda motor korban dan korban duduk di belakang pelaku.
"Namun bukanya berangkat kerja korban diajak jalan-jalan ke Bangsri hingga sampai hutan jati Poreng," kata Kapolres Jepara, Selasa (14/11/2023).
Sesampai di tempat itu, korban meminta gantian membawa sepeda motor.
Korban menyetir sepeda motor, pelaku membonceng di bekalang.
Kemudian korban meminta pelaku untuk mengantarkannya ke rumah temannya di daerah Banyuurip, Kecamatan Bangsri.
Namun di tengah perjalanan, sesampainya di belakang gudang di desa Bondo, korban langsung ditusuk dengan kunci obeng secara berulang-ulang.
Akibatnya, korban menghentikan laju sepeda motornya.
Setelah berhenti, korban langsung dipukuli dengan tangan kosong hingga korban tersungkur ke tanah.
Tak berhenti di situ, korban ditusuk dengan gunting.
Beruntung penganiayaan ini diketahui warga setempat.
Pelaku langsung kabur dan membawa kabur sepeda motor korban begitu mengetahui ada warga sekitar.
"Korban lalu dilarikan ke RSUD RA Kartini untuk mendapatkab pertolongan medis," imbuhnya.
Kapolres menaksir korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 24 juta. Pihaknya memburu pelaku yang kabur.
"Pelaku masih dalam pengejaran," tandas Kapolres. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-video-seorang-perempuan-yang-ditemukan-penuh-luka.jpg)