Jumat, 29 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Mba Eisti Ingin Guru SD di Demak Mahir Berbahasa Inggris, Penting untuk Hadapi Tantangan Global

Bupati Demak Eisti'anah ingin peserta pelatihan Profesional English Training jenjang SD bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA.
Bupati Demak Eisti'anah membuka acara pelatihan Profesional English training jenjang SD di Hotel Amantis, Kamis (23/11/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -  Bupati Demak Eisti'anah ingin peserta pelatihan Profesional English Training jenjang SD bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Upaya itu penting untuk menghadapi tantangan global.

Hal itu disampaikan Mba Eisti sapaan akrabnya saat membuka acara pelatihan Profesional English Training jenjang SD di Hotel Amantis, Kamis (23/11/2023).

Menurutnya bahasa Inggris tidak hanya menjadi alat komunikasi internasional, tetapi juga kunci akses ke pengetahuan dan peluang di berbagai bidang.

"Untuk itulah, sangat penting kiranya jika pembelajaran bahasa Inggris bisa diterapkan sedini mungkin," kata Bupati Demak ini.

Bagi dia, semakin dini siswa mengenal bahasa Inggris, akan semakin mudah para guru untuk memberikan pembelajaran bagi mereka.

Jika pembelajaran dimulai ketika siswa sudah dewasa, tentu lebih sulit bagi para guru untuk memberikan pemahaman akan pentingnya bahasa Inggris.

Baca juga: Bumdesma Dempet Demak Surplus Rp 1,5 Miliar Tahun 2023, Salurkan Dana Sosial Rp 187 Juta ke 16 Desa

Baca juga: Bupati Demak Akan Revisi Perda RTRW untuk Buka Peluang Investasi

Baca juga: SAH! Bahasa Indonesia Bahasa Resmi UNESCO

"Maka penting kiranya jika para guru pengampu melakukan cara pembelajaran yang efektif dan inovatif saat memberikan materi." 

"Lakukan dengan cara yang unik dan menarik, agar siswa tertarik. Hingga akhirnya akan membuat siswa betah dengan materi pelajaran yang diberikan."

"Ciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mampu memberikan morivasi siswa untuk belajar dengan semangat yang tinggi," ungkapnya.

Tidak hanya teori saja lanjut kata dia, namun sangat penting peserta memberikan latihan percakapan dalam bahasa Inggris.

Misalnya memberikan tugas kepada siswa untuk bercerita mengenai pengalaman siswa di depan kelas dengan menggunakan bahasa Inggris.

Atau sekali waktu menampilkan drama menggunakan bahasa Inggris dalam pertunjukan sekolah.

"Bisa juga dengan memberlakukan satu hari tertentu wajib berkomunikasi dengan bahasa Inggris," ujarnya.

Ia ingin bahwa kegiatan ini akan dapat mengasah dan membiasakan para siswa dalam berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.

Lain waktu, guru dapat mengajak siswa untuk mendengarkan lagu dalam bahasa Inggris yang dipilih sendiri, dan bersama-sama mengartikannya.

"Hal ini akan menyebabkan siswa tidak hanya akan fasih berbicara bahasa Inggris, namun juga memahami apa yang mereka katakan. Perbendaharaan kata mereka dalam bahasa Inggris juga akan semakin bertambah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mempersiapkan tenaga pendidikan agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.

Selain meningkatkan kemampuan pendidik secara lisan dan tilisan dengan bahasa Inggris sekaligus mengimbangi pesatnya teknologi.

"Walau saat ini Unesco sudah mengesahkan bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia, namun kita tetap perlu mempelajari bahasa asing dengan baik," kata Haris. (Ito)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved