Berita Viral
Detik-detik Terbakarnya Bus Karina Double Decker, Sopir Tak Bisa Berbuat Banyak
Detik-detik terbakarnya bus Karina Double Decker diungkap Henki Narfii (34), sopir bus.
Tiga awak bus itu mencoba minta bantuan kepada orang lain, tapi tidak ada yang membantunya.
Ketiganya mencoba untuk mencari air di sekitar kejadian, namun juga tidak ada.
“Kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Api semakin membesar hingga menghanguskan seluruh tubuh bus,” terangnya.
Bantuan dua mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi 15 menit kemudian. Waktu itu, api sudah berkobar cukup besar.
Ranting-ranting pohon yang ada di sekitar kejadian ikut terbakar.
“Beberapa kali terdengar ledakan. Saya tidak tahu benda apa yang meledak. Kami sudah kebingungan,” kilahnya.
Menurut Henki, bus yang dibeli perusahannya pada tahun 2017 itu seharga Rp 2,8 miliar. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke kantornya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pamekasan, Yusuf Wibiseno mengatakan, pemadaman bus yang terbakar itu memakan waktu yang agak lama.
Kejadiannya pada pukul 04.00 WIB dan api baru betul-betul bisa dipadamkan pada pukul 04.45 WIB.
“Bus itu ada bahan bakarnya, ada karet-karetnya, dan bahan-bahan lainnya yang membuat api mudah membakar dan sulit dipadamkan.
Sudah dua armada yang kami kerahkan, dibantu dua tangki cadangan untuk menyuplai air,” ujar Yusuf.
Kepala Seksi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto saat dikonfirmasi mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga karena ada gangguan arus pendek pada mesin.
Titik api berawal dari bagian mesin yang menjalar ke bagian jok belakang.
“Hasil pemeriksaan sementara terhadap ketiga saksi, kebakaran dipicu karena ada kerusakan pada kabel di mesin,” ungkap Sri Sugiarto. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bus "Double Decker" Jurusan Jakarta-Sumenep Terbakar di Pamekasan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bus-Karina-jurusan-Jakarta-Sumenep-hangus-di-depan-kantor-perpustakaan-daerah-Kabupaten-Pamekasan.jpg)