Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

44 Sekolah di Jawa Tengah Terima Sertifikat PJAS Aman

BBPOM di Semarang menyerahkan sertifikat sekaligus penghargaan kepada 44 sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) aman

|
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BBPOM di Semarang menyerahkan sertifikat sekaligus penghargaan kepada 44 sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) aman.

Penghargaan itu diberikan setelah proses sertifikasi yang diikuti sebanyak 81 sekolah di Jawa Tengah.

"Ada 81 sekolah kami sertifikasi namun demikian yang berhasil mendapat sertifikat itu ada 44 sekolah, sedangkan lainnya memang sedang proses. Sebanyak 81 sekolah ini yang sudah kami intervensi di tahun 2022 dan 2023 bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan melalui Bimtek (bimbingan teknis), pembentukan kader, sampai dengan berjalannya program PJAS aman," kata Kepala BBPOM Semarang Lintang Purba Jaya di sela kegiatan penyerahan penghargaan sekolah dengan PJAS aman tahun 2023 dan pengawalan sekolah dengan PJAS aman di Hotel Gumaya, Kamis (7/12/2023).

Lintang menjelaskan, program PJAS sudah dilakukan BBPOM sejak tahun 2014 sebagai tahapan awal. Kemudian tahun 2017 dilanjutkan sampai 2024. Program diharapkan direplikasi dan dilaksanakan baik dari pihak sekolah maupun pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, intervensi mengenai PJAS secara langsung akan memberikan dampak untuk kesehatan anak-anak sekolah.

"Melalui kegiatan ini, kami harapkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman komunitas sekolah terhadap keamanan pangan sekolah, mendorong kemandirian, dan partisipasi aktif komunitas sekolah untuk mewujudkan budaya pangan aman berkesinambungan dan terus menerus.

"Selain itu juga mendorong OPD untuk keberlangsungan dan keberlanjutan intervensi PJAS untuk menjangkau sekolah lainnya yang dirasakan manfaatnya oleh lingkungan masyarakat maupun pemerintah daerah," terangnya.

Sementara itu Lintang menambahkan, memang dari banyaknya sekolah di Jawa Tengah baru sedikit yang mendapat sertifikat (PJAS) aman. Ada berbagai persyaratan yang membuat BBPOM cukup sulit untuk memberikan sertifikat.

"Untuk mendapatkan sertifikat utamanya adalah komitmen kepala sekolah, pengelola kantin, guru serta murid, dan komite sekolah yang diwujudkan melalui kantin yang aman dan sehat di dalamnya. Selain keamanan produk juga hasil ujinya, di mana pangan di sekolah kami uji," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah pada saat yang sama menyebutkan, jumlah sekolah di Jawa Tengah ada 884 SMA, 1.595 SMK negeri maupun swasta, 189 SLB. Adapun jumlah sekolah itu secara total mencapai 2.668 sekolah.

Uswatun menyebutkan untuk mewujudkan PJAS aman, maka satuan pendidikan harus punya tanggungjawab meyakinkan seluruh anak didiknya untuk mengonsumsi makanan atau jajanan yang sehat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BBPOM di Semarang yang telah memberikan kepedulian kepada satuan pendidikan melalui sertifikasi PJAS aman.

Ini momentum yang sangat saya tunggu bahwa berbicara tentang pangan kita sebenarnya berbicara tentang penyiapan SDM. Penyiapan kesehatan anak tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi juga dalam jangka panjang," kata Uswatun Hasanah. (idy)

 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved