Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

KPU Demak Lakukan Antisipasi di 106 TPS Dinilai Rawan Banjir dan Rob

Terdapat 106 Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di 21 desa 4 Kecamatan Kabupaten Demak yang dinilai rawan banjir dan rob.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA
Ketua KPU Demak, Siti Ulfaati seusai menghadiri rapat koordinasi persiapan rekrutmen KPPS se Kabupaten Demak yang dilaksanakan di Wisma Halim, Rabu (6/12/2023).  

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Terdapat 106 Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di 21 desa 4 Kecamatan Kabupaten Demak yang dinilai rawan banjir dan rob.

Ketua KPU Demak, Siti Ulfaati mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan masih dapat berubah seiring dengan perkembangan cuaca.

"Jadi kami kemarin sudah melakukan perkiraan pemetaan, karena kemungkinan bisa bertambah kecamatan ataupun desanya," kata Ketua KPU Demak, Kamis (6/12/2023).

Siti Ulfaat, empat kecamatan yang rawan banjir dan rob antaralain Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung.

Pihaknya juga sudah melakukan upaya antisipasi terutama saat pengiriman logistik Pemilu.

"Pergeseran logistik itu kami distribusikan H-1 di TPS, kami lakukan antisipasi. Semisal lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan normal, artinya mitigasi truk yang besar melawati lokasi tersebut," ungkapnya.

Ketua KPU Demak juga akan melakukan pemetaan ulang dengan pihak terkait untuk titik kerawan bencana saat pemilu 2024.

"Kami sudah kordinasi awal BPBD, masih kami kaji kembali jika ada pertambahan," ucapnya.

Ia meminta kepada PPS untuk bisa menyiapkan tempat cadangan bila TPS tersebut tidak bisa digunakan.

"PPS sudah kami minta untuk mengindentifikasi lokasi, harus mencari titik terdekat," tutupnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Demak, Agus Nugroho Luhur Pambudi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi beberapa daerah TPS yang dinilai rawan becana.

Dengan data itu, KPU Demak tidak harus membangun TPS alternatif, lantaran bisa menggunakan bangunan yang sudah ada di tempat terdekat.

"Tidak perlu membangun TPS alternatif, masih ada Sekolah Dasar, MI bisa dipakai," Kata Agus.(ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved