Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Modus Kejar Target Pelatih Silat di Koja Cabuli Muridnya, Korban: Saya Gemetar

Kasus pencabulan terhadap anak-anak marak terjadi, kali ini di dunia pencak silat. Korban berinisial RI (13) bocah laki-laki

Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/BRAM KUSUMA
Ilustrasi Pencabulan Anak 

Modus Kejar Target Pelatih Silat di Koja Cabuli Muridnya, Korban: Saya Gemetar

TRIBUNJATENG.COM- Kasus pencabulan terhadap anak-anak marak terjadi, kali ini di dunia pencak silat.

Korban berinisial RI (13) bocah laki-laki yang mengikuti latihan pencak silat menjadi korban pencabulan pelatihnya.

Aksi tak terpuji tersebut terjadi pasca pelaku berinisial IA berdalih kejar target dengan mengajak korban latihan di rumahnya yang terletak di Kawasan Koja, Jakarta Utara.

Baca juga: Sekpri Iriana Jokowi Bongkar Kehidupan Keluarga Presiden, “Iki Opo Mas” Kahiyang Pergoki Intel

Baca juga: Siap-Siap PLN Lakukan Pemeliharaan, Mati Lampu 4 Jam JATENG Hari Ini Kamis 14 Desember 2023

Aksi pencabulan tersebut terungkap saat SM (35) ibunda korban curiga dengan sikap anaknya yang mulai malas latihan.

Tak seperti biasanya RI malas mengikuti latihan pencak silat dan SM hanya bisa mencoba menyemangati sang anak untuk mewujudkan impiannya sebagai atlet Pencak Silat.

Diketahui jika SM mendapatkan kabar dari orang tua murid lainnya pada Sabtu (2/12/2023) dimana orang tua murid lainnya tersebut melihat RI dibawa oleh IA ke rumahnya di sela sesi latihan Pencak Silat.

Dikutip dari Kompas.com “Mereka bilang, ‘anak lu dua minggu lalu (18 November) dibawa sama IA ke rumahnya. Lama, Bu. Katanya ambil target, tapi lama’” ujar SM menirukan percakapannya dengan orangtua murid lain.

SM kemudian mulai mencecar sejumlah pertanyaan ke anaknya, mengenai ajakan IA ke rumahnya.

Namun sang anak mengaku jika IA tidak melakukan apapun dan hanya mengambil target dalam latihan.

Tepatnya pada Senin (4/12/2023) RI semakin menunjukkan sikap yang berbeda, dimana ia mulai marah-marah ke SM sang ibunda dan seringkali menolah untuk latihan.

“Saya bilang, 'kenapa enggak mau berangkat?', 'saya sudah malas latihan, saya sudah enggak suka sama Kak IA. Dia itu cabul', 'cabulnya kayak gimana?'. Tapi, dia enggak merincikan,” kata SM.

Pada saat itu SM kembali mengingat kabar dari orang tua murid lainnya yang memberitahu jika RI anaknya sempat dibawa ke rumah IA sang pelatih.

SM kkemudian kembali mencecar sejumlah pertanyaan ke RI dengan pengakuan yang sama seperti sebelumnya.

SM tidak langsung percaya mengingat sang anak hanya menundukkan kepala saat menjawab.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved