Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Haul Kanjeng Sultan Fattah Dihadiri Bupati Demak dan Ulama

Perayaan Haul itupun dihadiri oleh para kyai dan ulama se Jawa Madura, Bupati Demak Eisti'anah berserta jajarannya dan pengurus Masjid Agung

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Tim Video Editor

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Berikut ini video Haul Kanjeng Sultan Fattah Dihadiri Bupati Demak dan Ulama.

Pemerintah Kabupaten Demak hadiri acara Haul Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo ke 521 (H) tahun 1445 yang ditandai dengan pergantian klambu di komplek makam Sultan fattah yang berada di Masjid Agung Demak, Senin (25/12/2023).

Perayaan Haul itupun dihadiri oleh para kyai dan ulama se Jawa Madura, Bupati Demak Eisti'anah berserta jajarannya dan pengurus Masjid Agung Kabupaten Demak.

Ketua Takmir Masjid Agung Demak, Abdullah Syifa menyampaikan bahwa hari ini  dihadiri dari berbagai tokoh agama pun turut hadir mulai dari syuriah PCNU, ketua Tanfidziyah NU, kemudian dari UIN.

"Pertama saya fokuskan ke PPMA se Jawa - Madura Alhamdulillah ini hadir keseluruhan, ada yang belum hadir tapi ini menyusul hadir semua," ucapnya.

Abdullah Syifa mengatakan bahwa Haul Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo diperingati setiap tahun yang jatuh tepat di tanggal 13 Jumadil akhir.

Setiap haul kata dia, ditandai dengan berbagai prosesi satu di antaranya pergantian klambu.

"Jadi ini satu tradisi bahwa setiap tahun yaitu waktunya batasnya adalah setiap khoul beliau yaitu tanggal 13 jumadil akhir itu kita mengadakan khoul dan otomatis itu kita harus ganti klambu," kata Ketua Takmir Masjid Agung Demak kepada Tribunjateng,  Senin (25/12/2023).

Menurutnya proses dan perayaan hari ini sebagai bentuk penghormatan bagi Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo atas perjuangan yang telah dilakukan.

"Ini adalah sebagai penghormatan atau takzdim memuliakan kepada kanjeng Sultan Fattah dan keluarga-keluargannya. Di mana beliau ini yang babat alas di nusantara khususnya di Kabupaten Demak ini harus kami hargai," ucapnya.

Abdullah menjelaskan saat perayaan ini pun tidak hanya Sultan Fattah saja, putranya pun turut dirayakan dalam Haul kali ini.

"Kalau kami bicara khoul itu adalah Kanjeng Sultan Fatah otomatis putra-putranya sebagai sultan yaitu Sultan Pati Unus dan Sultan Trenggono, Ketiga ini yang makamnya ada di sini," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan atas berjuangan dari seorang ayah kepada anaknya.

"Filosofinya kami sebagai anak kepada bapak itu harus menghargai, jadi kalau kita ibaratkan luwur itu pakaian kami ganti. Untuk bapak kami, untuk pendahulu kami yaitu ketiga Sultan ini," ujarnya.

Untuk kain slambu kata dia, memang dilakukan pergantian setiap tahunnya, namun baru dua kali mengandeng pemerintah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved