Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mata Lokal Memilih

KPU Kota Semarang Gelar Simulasi Pemungutan Suara

KPU Kota Semarang menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024, di Sentra Galeri Batik Warna Alam Gunungpati

|
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 di di Sentra Galeri Batik Warna Alam Gunungpati, Selasa (26/12/2023). 

 
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - KPU Kota Semarang menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024, di Sentra Galeri Batik Warna Alam Gunungpati, Selasa (26/12/2023). Sentra Galeri Batik ini nantinya akan menjadi salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Gunungpati dengan jumlah pemilih 188 orang. 

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 bertujuan untuk menguji coba berapa waktu yang dibutuhkan dalam proses penghitungan suara.

Dalam simulasi ini, melibatkan 60 pemilih di TPS tersebut. Ditambah, jajaran PPK dan PPS turut mengikuti simulasi. KPPS bertugas mulai dari daftar hadir peserta, penyerahan surat suara, hingga pemberian tinta sebagai tanda pemilih telah mencoblos. 

"Simulasi Pemilu 2024, kami pakai TPS di Gungngpati. Jumlah pemilih 188 orang. Kami juga melibatkan teman-teman PPK dan PPS," papar Nanda, sapaannya. 

Dalam simulasi ini, KPU juga membuat video tutorial pemungutan dan penghitungan suara yang nantinya sebagai sarana sosialisasi untuk memberikan gambaran kepada masyarakat serta panitia pemungutan suara dalam menjalankan tugasnya saat hari pencoblosan. 

"Harapannya konten bisa membantu masyarakat mencaritahu seperti apa posisi mereka dan hal-hal yang dilakukan ketika ada diposisi tersebut baik pemilih atau penyelenggara," jelasnya.  

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemungutan, diantaranya penyelenggara harus bisa membedakan pemilih terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), pemilih pindahan, dan pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT namun mereka meripakan warga setempat. Selain itu, proses rekapitulasi juga perlu diwaspadai. Petugas juga perlu memahami pengisian plano, penyalinan, dan sebagainya. 

"Dalam rekapitulasi, ada plano, bagaimana pengisiannya, menyalinnya. Plano difoto bagian dari bukti rekapitulasi di TPS tersebut," jelasnya. 

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddim mengatakan, simulasi ini diharapkan bisa mengenalkan proses saat pencoblosan. Konten video simulasi juga bisa menjadi sarana sosialisasi agar nantinya pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 dapat berjalan baik. 
 
"Ada beberapa catatan perpindahan warga luar kota segera melalukan proses percepatan melakukan pendaftaran," tambahnya. 

Dia mengajak, masyarakat bisa berbondong-bondong ke TPS pada hari H pencoblosan dengan harapan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 bisa mencapai 80 persen. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved