Berita Regional
Melalui WA, Arini Dapat Kabar dari Bocah yang Tinggal Bersama Jasad Ibunya 3 Hari
Polsek Ponorogo Kota melakukan penyelidikan kasus bocah tinggal bersama jasad ibunya yang berinisial DWH (45) yang telah meninggal selama tiga hari.
TRIBUNJATENG.COM - Polsek Ponorogo Kota melakukan penyelidikan kasus bocah tinggal bersama jasad ibunya yang berinisial DWH (45) yang telah meninggal selama tiga hari.
Polisi juga menunggu hasil autopsi dari RSUD dr. Hardjono, Ponorogo untuk memastikan penyebab kematian DWH yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Kapolsek Ponorogo Kota Iptu Muhammad Sahid Mustofa belum bisa memastikan tanggal kematian dan penyebab DWH meninggal.
"Belum bisa memastikan kami kapan meninggalnya. Makanya bawa ke rumah sakit," ungkapnya.
Untuk diketahui, seorang bocah di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial QU (10), selama tiga hari tinggal di rumah bersama jenazah ibunya, DWH (45).

Kasus ini terungkap setelah seorang warga bernama Arini mendapat pesan WhatsApp (WA) dari nomor DWH.
Pesan itu diketik oleh QU. Ia mengabarkan bahwa ibunya meninggal.
QU pun meminta agar Arini datang ke rumahnya. Arini terkejut saat membaca pesan itu.
Dia lantas menelepon nomor ponsel DWH.
“Setelah saya telepon, yang mengangkat ternyata QU. Ia lalu mengatakan ibunya meninggal berulang-ulang. Saya pun langsung ke lokasi,” ujar dikutip dari Kompas.com, Minggu (24/12/2023).
Setiba di rumah DWH, Arini mendapati DWH sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Temuan itu langsung ia laporkan ke ketua RT dan polisi.
Jenazah DWH ditemukan di rumahnya, Perumahan Pasade, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/12/2023). DWH merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN).
Wakil RT Perumahan Pasade, Wahyudin, mengatakan, di rumah itu, DWH tinggal bersama QU saja.
Mereka pindah ke rumah tersebut sejak Lebaran 2023. Menurut Wahyudin, keluarga itu sangat tertutup.
"Orangnya tertutup. Warga itu tidak tahu dia (DWH) keluar rumah kapan dan masuk rumah kapan," ucapnya, Jumat, dikutip dari Tribun Jatim.
Selama tiga hari tinggal bersama jenazah ibunya, QU tak memberi tahu warga.
Warga sempat melihat QU dua kali keluar rumah untuk beli makan. Ketika ditemukan, jenazah DWH sudah menguarkan bau tak sedap.
Usai mendapat laporan soal penemuan mayat, Kepolisian Sektor (Polsek) Ponorogo Kota langsung mendatangi lokasi.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Proses penyelidikan kasus bocah di Ponorogo Hidup dengan jasad ibunya masih dalam penyelidikan kepolisian.
Sedangkan, jenazah DWH dibawa ke RSUD dr. Hardjono, Ponorogo, untuk diautopsi.(Kompas.com)
Malam-malam, Prabowo Layat ke Rumah Affan Ojol Tewas Terlindas Rimueng Brimob: Baik-baik ya |
![]() |
---|
Pria Nyaris Terbakar Hidup-hidup di Gedung yang Dijarah dan Dibakar Massa Jakarta: TNI Gerak Cepat |
![]() |
---|
Aksi Massa di Jogja, 2 Mobil Digulingkan dan Dibakar |
![]() |
---|
Massa Mulai Menjarah dan Membakar Gedung di Jakarta, Bawa Printer, Warga Terjebak Turun Pakai Tali |
![]() |
---|
Bandung Jawa Barat Memanas, Massa Bakar Rumah Aset MPR dan Pagar DPRD Pakai Bom Molotov |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.