Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

AC Milan

Dewa AC Milan Kembali Dipanggil, Ibrahimovic Turun Tangan Mengatasi Performa Anjlok Rossoneri

Dewa AC Milan Kembali Dipanggil, Ibrahimovic Turun Tangan Mengatasi Performa Anjlok Rossoneri

Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
AFP
Dewa AC Milan Kembali Dipanggil, Ibrahimovic Turun Tangan Mengatasi Performa Anjlok Rossoneri 

Dewa AC Milan Kembali Dipanggil, Ibrahimovic Turun Tangan Mengatasi Performa Anjlok Rossoneri

TRIBUNJATENG.COM - AC Milan tampil kurang konsisten di berbagai kompetisi dalam beberapa pekan terakhir.

Di Serie A Liga Italia, AC Milan kesulitan menyusul Inter Milan dan Juventus.

AC Milan memang berada di posisi ketiga klasemen dengan raihan 33 poin.

Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic, memegang cerutu, merayakan selama upacara trofi pemenang setelah AC Milan memenangkan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan AC Milan, mengamankan kejuaraan
Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic, memegang cerutu, merayakan selama upacara trofi pemenang setelah AC Milan memenangkan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan AC Milan, mengamankan kejuaraan "Scudetto" pada 22 Mei 2022 di Mapei - Citta del Stadion tiga warna di Sassuolo. Zlatan Ibrahimovic punya misi untuk memecahkan rekor di Liga Italia yang telah berusia 16 tahun. (Photo by Tiziana FABI / AFP) (AFP/TIZIANA FABI)

Baca juga: Buruan Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Ini Daftar Harga dan Link Pembeliannya

Namun jarak poin dengan Juventus di posisi kedua cukup jauh, yakni 7 poin.

Sedangkan jarak dengan pemuncak klasemen Inter Milan adalah 12 poin.

Demikian pula dengan nasib AC Milan di Eropa.

AC Milan tak lagi berkompetisi di Liga Champions.

Mereka harus puas turun ke Liga Eropa untuk sisa musim ini.

Namun nasib mereka di kompetisi kedua level Eropa itu juga belum pasti.

Mereka harus memenangi babak playoff terlebih dahulu untuk bisa tampil di fase 16 besar.

Olengnya kapal besar AC Milan ini membuat jari telunjuk mengarah kepada sang pelatih, Stefano Pioli.

Dengan kata lain, posisi Pioli di kursi pelatih tak aman-aman saja bersama Rossoneri.

Pioli dianggap sebagai penanggungjawab dari kemerosotan dan ketidakstabilan AC Milan.

Pelatih asal Italia inipun tak tinggal diam kala posisinya disorot.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved