Berita Jepara
Perajin Gebyok di Jepara Masih Kesulitan Rambah Pasar Ekspor
Sejumlah masalah dialami perajin ukiran gebyok di Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA- Sejumlah masalah dialami perajin ukiran gebyok di Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.
Satu di antaranya, kesulitan memasarkan produk ke luar negeri.
Hingga saat ini pangsa pasar gebyok dari Jepara masih di tataran lokal atau dalam negeri.
Salah seorang perajin Muslikan menuturkan, para pengusaha berharap bisa mendapatkan pembeli dari luar negeri, entah dari Malaysia atau negara lain.
Selama ini para pengusaha berusaha meluaskan jangkauan pemasarannya.
Namun terkendala akses ke luar negeri.
Muslikan mengakui belum mengetahui cara menggaet pembeli dari luar negeri.
"Saya harap gebyok kami bisa diekspor," ujarnya.
Baca juga: Bertemu Ganjar, Perajin Gebyok di Jepara Wadul Kesulitan Dapatkan Pinjaman Modal Usaha
Selain itu, kendala para pengusaha gebyok adalah pinjaman permodalan.
Menurut Muslikan pinjaman KUR yang didapatkan secara bertahap, dari nominal Rp 5 juta, ke Rp 10 juta, sampai Rp 15 juta.
Nominal sebesar itu tidak cukup untuk menyelesain proses pembuatan gebyok.
Bahkan uang pinjaman yang minim itu sudah habis di tengah-tengah proses pembuatan gebyok.
Untuk itu dia berharap bantuan pinajaman modal UMKM dinaikkan lagi.
Apabila dinaikkan bisa membuat produk gebyok lebih banyak.
"Idealnya permodalan sekira Rp 50 juta. Rp 50 juta bisa jadi 8 gebyok dengan ukuran bervariasi," kata Muslikan, Selasa (2/1/2023).
Apabila bisa stok gebyok banyak, lanjutnya, pelayanan terhadap pembeli bisa jadi ringkas.
Pembeli tidak menunggu waktu berminggu-minggu seperti saat ini. Karena perajin memiliki stok.
Kendalanya saat ini, pembuatan gebyok bergantung pada pesanan.
Perajin tidak bisa membuat stok karena modal usaha yang mepet.
| Detik-detik Kapal Wisata Bahari Pantai Bandengan Jepara Tersambar Petir, Nahkoda Tewas |
|
|---|
| Nahkoda Kapal Wisata Bahari Tersambar Petir di Perairan Bandengan Jepara saat Bawa Wisatawan |
|
|---|
| Kondisi 2 Korban Kecelakaan Motor Terjun ke Jurang di Jepara, Ditemukan di Pinggir Sungai |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Produksi Mebel di Jepara, Ini Dugaan Awal Penyebabnya |
|
|---|
| Kronologi Pemotor Terjun ke Jurang 100 Meter di Desa Tempur Jepara, Jalur Menanjak Ekstrem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ngukir-gebyok-di-Desa-Blimbi.jpg)