Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres 2024

Bertemu Ganjar, Perajin Gebyok di Jepara Wadul Kesulitan Dapatkan Pinjaman Modal Usaha

Calon Presiden Ganjar Pranowo mengunjungi sentra ukiran gebyok di Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Selasa (2/1/2023).

Tayang: | Diperbarui:

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA- Calon Presiden Ganjar Pranowo mengunjungi sentra ukiran gebyok di Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Selasa (2/1/2023).

Ganjar melihat proses membuat gebyok yang merupakan salah satu produk unggulan asal Jepara

Pria berambut putih itu juga sempat menjajal alat ukir.

Usai melihat-lihat gebyok, Ganjar berdialog dengan sejumlah perajin gebyok di desa tersebut.

Dalam perbincangan di bawah tenda itu, Ganjar menerima keluhan ihwal kesulitan para perajin mendapatkan pinjaman modal usaha.

Baca juga: Ganjar Minta PJ Bupati Perhatikan Potensi Wisata dan Ukir Jepara

Baca juga: Usai Disinggung Jokowi, Pengusaha Mebel Jepara Optimis Bisa Gelar Pameran Skala Internasional

Baca juga: Terdampak Perang Rusia-Ukraina, Ekspor Mebel Jepara Lesu

Ganjar mengusulkan kepada para perajin agar membuat koperasi mebel ntuk mengatasi masalah permodalan.

Selain itu ia juga meminta bantuan kepada rekannya sesama kader PDIP yang di parlemen untuk membantu para perajin gebyok.

"Ada teman dari Komisi XI yang nanti siap membantu," kata Ganjar.

Eks Gubernur Jateng itu meminta Musthofa, anggota Komisi XI DPR RI, untuk ikut membantu akses permodalan bagi pengusaha UMKM gebyok di Jepara.

Musthofa yang ikut mendampingi Ganjar saat itu berjanji membantu mendapatkan kemudahan modal usaha. Eks Bupati Kudus itu meminta para perajin gebyok untuk mengirim data para pengusaha.

Ia berjanji bakal akan mengakomodir usulan itu.

Menurut Ganjar, ukiran dari Jepara, termasuk gebyok harus dilestarikan dan dikembangkan.

Dia menyambut baik usulan dari warga setempat ihwal sekolah ukir.

Kata Ganjar, sekolah vokasi ukir akan menjadikan Jepara pusat ukir.

Sementara itu, salah seorang perajin gebyok, Muslikan (48) menuturkan selama ini ia kesulitan mencari pinjaman modal usaha yang mencukupi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved