Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Kesaksian Pemilik Kontrakan TKP Mahasiswi Dibunuh Pacarnya, Sempat Terdengar Tangisan

Seorang mahasiswi tewas jadi korban pembunuhan pacarnya sendiri di sebuah rumah kontrakan.

Editor: rival al manaf
istimewa
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu menuturkan, pelaku AA diringkus di Pekalongan, Jawa Tengah. Ia ditangkap setelah penemuan seorang mahasiswi bernama Kayla Rizki Andini (KRA) berusia 20 tahun ditemukan tewas di salah satu rumah kontrakan di Jalan Raden Saleh (Gang Haji Daud) RT 4 RW 5, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/1/2024). Saat ditemukan di kontrakan, tangan korban dalam keadaan terikat. (Istimewa) 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang mahasiswi tewas jadi korban pembunuhan pacarnya sendiri di sebuah rumah kontrakan.

Pelaku Argiyan Arbirama kabur dan berhasil ditangkap di Pekalongan Jawa Tengah.

Sementara korban Kayla Rizki Andini (KRA) berusia 20 tahun ditemukan tewas di rumah kontrakan di Jalan Raden Saleh (Gang Haji Daud) RT 4 RW 5, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Sambil Santai, Anggota Polres Humbahas Beri Edukasi Kamtibmas ke Warga di Beberapa Objek Wisata

Saat ditemukan di kontrakan, tangan korban dalam keadaan terikat.

Nama korban, Kayla Rizki Andini (KRA) warga Jakarta Barat dan sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Depok.

Pelaku, atas nama Argiyan Arbirama (AA) yang telah ditangkap aparat kepolisian ketika hendak melarikan diri ke rumah saudaranya di daerah Tegal, Jawa Tengah.

Baca juga: Inilah Sosok Pasutri Tega Meutilasi Bocah 8 Tahun Demi Perhiasan, Masih Saudara Korban

Baca juga: Tiba-tiba Dapat Warisan Rp 425 M, Wanita Ini Justru Malu dan Merasa Tak Adil, Pilih Bagikan ke Warga

Pelaku AA merupakan anak tunggal, baru setahun lulus SMA, bapaknya baru meninggal, ibunya kerja di mal bernama Frederica Theodora alias Vina (45).

Argiyan Arbirama (AA) ditangkap aparat kepolisian ketika hendak melarikan diri ke rumah saudaranya di daerah Tegal, Jawa Tengah.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu menuturkan, pelaku diringkus di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ia ditangkap setelah penemuan seorang mahasiswi bernama Kayla Rizki Andini (KRA) berusia 20 tahun ditemukan tewas di salah satu rumah kontrakan di Jalan Raden Saleh (Gang Haji Daud) RT 4 RW 5, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/1/2024).

Saat ditemukan di kontrakan, tangan korban dalam keadaan terikat. 

Kesaksian pemilik kontrakan

Yaya (60) pemilik rumah kontrakan mengatakan, kasus pembunuhan ini terungkap setelah pelaku AA alias Argi mengabari ibunya, Vina. 

AA memberitahukan dari tempat pelariannya, kalau dia telah membunuh KRA dan diletakkan di tempat tidur rumah kontrakan.

Vina yang sedang kerja di mal buru-buru pulang ke rumah kontrakannya, dan tentu saja menemukan korban di atas tempat tidur sudah tidak bernyawa.

"Orang sini tidak ada yang mengenal korban yang meninggal," ujar Yaya.

Kesaksian Yaya, sebelum kejadian tepatnya pukul 13.00 WIB melihat ada seorang perempuan naik motor ke rumah kontrakan menghampiri laki-laki yang merupakan anak dari yang menempati rumah kontrakannya.

"Yang ngontrak sini ibu Vina, suaminya meninggal dunia, dan hanya memiliki satu anak laki-laki yang baru lulus SMA. Tapi sudah kuliah ambil perhotelan," ungkapnya.

Selain itu perempuan naik motor itu menyamperin laki-laki yang merupakan anak dari si Vina.

"Kayaknya seperti pacar gitu ya. Saat datang cuman lihat motor orang yang saya tidak kenal dan ada cewek masuk ke dalam."

"Sekitar jam 15.00 WIB sempat denger suara perempuan menangis samar-samar terdengar tidak begitu jelas dari dalam rumah," tuturnya.

Berselang 5 menit, lanjut Yaya, terdengar motor besar milik anak Vina pergi tanpa dengan si wanita.

Si laki-laki keluar sendiri.

"Tidak ada terdengar suara jeritan cuman suara nangis saja samar-samar juga. Hanya cuman denger suara motor keluar sepertinya ceweknya ditinggal," bebernya.

Dari situ kecurigaan mulai timbul, pasalnya lanjut Yaya, motor matic milik perempuannya masih ada.

"Anak ibu Vina di sini kita tahu panggilan Argi menelpon ibunya setelah itu si Argi ini sempat bilang jujur ada perempuan sudah dicekik lalu ibunya yang bekerja di salah satu mall pulang ke rumah mengecek kebenaran ternyata benar ada mayat di dalam kamarnya itu sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung melaporkan ke pihak berwajib Polsek Sukmajaya," bebernya.

Menurut Yaya, ibu Vina baru menetap tinggal ngontrak baru 1,5 bulan dan tinggal berdua saja dengan anak laki-lakinya tersebut.

"Kadang anak laki-lakinya itu suka tidur di rumah neneknya daerah Cileungsi, Bogor. Dua hari baru pulang ke kontrakan sama ibunya. Semenjak menetap belum pernah ada orang bertamu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 04/05, Chodijah (48) mengatakan berdasarkan dari keterangan ibu pelaku bahwa anaknya suka gonta ganti pacar.

"Pengontrak rumah milik bapak Yaya adalah ibu Vina baru sebulan ini dan juga belum lapor ke lingkungan. Setelah ada kejadian pembunuhan jadi heboh," ujar Chodijah, Jumat (19/1/2024).

Menurut Chodijah, ibu Vina bekerja sebagai Admin di pusat perbelanjaan Mall di Depok ini merupakan singel parent yang baru ditinggal meninggal suami.

"Anaknya cuman satu laki-laki namanya Argiyan Arbirama baru tamat SMA dan belum bekerja,"katanya.

Mengetahui kejadian ini, lanjut Chodijah ibu pelaku shok setelah terlebih dahulu dikabarkan melalui pesan WA bahwa anaknya membawa perempuan ke rumah dan sekarang ada di kamar dengan keadaan meninggal dunia habis dicekik.

"Ibunya mendapat chat dari anaknya kaget dan pulang cepat ke rumah saat tahu ternyata benar dan shock berat,"ujarnya.

Selain itu pengakuan ibu Vina sendiri setelah diperiksa polisi dimintai keterangan, Chodijah menyebutkan bahwa ibunya pelaku melarang tidak usah kenalin perempuan apalagi ke rumah jika belum serius.

"Saat polisi menanyakan ke ibu Vina mengenal wanita yang dibunuh mengaku tidak mengenal. Juga diultimatum sama ibunya jika belum serius jangan bawa perempuan apalagi dikenali karena anaknya tersebut kerap gonta ganti pacar karena belum ada yang serius," tuturnya.

Pada saat korban ditemukan, Chodijah menyebutkan dari foto yang diperlihatkan polisi bahwa ada luka memar di leher seperti jeratan seperti cekikan.

"Masih ada kalung emas korban juga mengenakan tank top putih dan celana legging hitam dalam posisi terlentang di tempat tidur,"ungkapnya. 

Sementara, Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan lokasi temuan mayat wanita muda di rumah kontrakan milik ibu Frederica Theodora alias Vina ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB.

"Jadi si pengontrak ini mendapat informasi dari anak laki-lakinya melalui pesan chat WA menuliskan bawa mau pergi jauh, meminta maaf, di kamar ada perempuan sudah meninggal karena dicekik," ucap Kompol Margiyono.

Kompol Margiyono menyebutkan jenazah korban KRA telah dibawa ke ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi penyebab kematian korban.

Berdasarkan informasi yang berhasil di peroleh, di tubuh korban terdapat luka lebam di sekitar leher diduga bekas cekikan.

Kapolsek mengatakan, dari keterangan saksi, pelaku berhasil ditangkap di derah Jawa Tengah.

"Ya, betul pelaku sudah diamankan tadi pukul 06.30 WIB di terminal Pekalongan, Jawa Tengah," ujar Kompol Margiyono.

Untuk identitas korban, lanjut Kompol Margiyono menyebutkan adalah Kayla Rizki Andini (KRA) usia 20 tahun warga Taman Sari, Jakarta Barat.

"Dari KTP korban  bernama Kayla Rizki Andini warga Taman Sari Jakarta Barat usia 20 tahun. Untuk mahasiswi atau bukan masih didalami," tutupnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Suardi Jumaing mengatakan pelaku berhasil ditangkap oleh anggota Polda Metro Jaya.

"Pelaku telah diamankan Opsnal Ditkrimum Polda Metro Jaya," kata Kompol Suardi.

Informasi penangkapan pelaku tersebut juga dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya.

"Benar, pelaku sudah ditangkap di Pekalongan," tuturnya.

Di sisi lain, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu menuturkan, pelaku diringkus di Pekalongan, Jawa Tengah.

Kendati demikian, ia tak menjelaskan secara lengkap perihal penangkapan itu.

"Nanti akan dijelaskan detailnya saat rilis," ucap Rovan.

Menurutnya, pihaknya masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap mahasiswi berinisial KRA (20) oleh pacarnya berinisial AA itu.

Untuk sementara, AA tega membunuh pacar sendiri karena diduga cemburu. "(Motif) cemburu," kata AKBP Rovan Richard Mahenu, Jumat (19/1/2024).

Rovan mengungkapkan korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. "Betul, pelaku pacar korban," imbuhnya.

Namun, ada juga informasi yang menyebutkan, korban dibunuh karena tengah hamil dan meminta pertanggung jawaban terhadap pelaku AA.

Diberitakan sebelumnya, warga di RT 04/RW 05 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan mayat wanita muda, pada Kamis (18/1/2024) petang di salah satu rumah kontrakan.

Pantauan TribunnewsDepok.com, tampak sejumlah anggota kepolisian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 19.00 WIB malam.

Garis polisi pun sudah terpasang melingkari rumah kontrakan tempat penemuan mayat perempuan tersebut.

Korban, pertama kali ditemukan oleh seorang ibu penyewa kontrakan tersebut dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kemudian, mayat perempuan muda tersebut sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul FAKTA PEMBUNUHAN Mahasiswi Kayla Rizki Andini di Rumah Kontrakan Pacarnya, Sosok Pelaku Bikin Kaget, 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved