Berita Semarang
Terbakar Cemburu Ayah dan Anak di Semarang Keroyok Pria 54 Tahun, Endingnya Penusukan di Perut
Zemy (54) warga Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara melakukan penusukan terhadap Ivon Lidyantoro Putra (26) warga Manyaran Semarang Barat.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Zemy (54) warga Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara melakukan penusukan terhadap Ivon Lidyantoro Putra (26) warga Manyaran Semarang Barat.
Penusukan terjadi bermula saat Zemy dikeroyok korban dengan ayahnya bernama Yulianto (47) di Jalan Gedung Batu Timur, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Rabu (17/1/2024) sekira pukul 20.00 WIB.
"Saya nusuk korban tidak sengaja karena terjepit habis dipukul korban," ucap Zemy saat konferensi pers di posko Patwal Satlantas Polrestabes Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang, Jumat (19/1/2024).
Kasus ini bermula dari kecemburuan Yulianto atau ayah korban yang merasa istrinya bernama Mimin diganggu oleh tersangka.
Yulianto bersama korban lantas melakukan duel dengan tersangka.
"Duelnya spontan, di sekitar warung makan milik Mimin (ibu korban)," kata tersangka.
Ia menilai, korban berani menghajarnya karena termakan hasutan ayahnya yang cemburu buta kepadanya.
Tersangka membantah telah melakukan main api dengan istri Yulianto atau ibu dari korban.
Sebaliknya, ia baik kepada Mimin karena kakaknya juga baik terhadapnya.
"Makanya ketika mereka menghampiri, saya tidak takut karena tidak salah," jelasnya.
Penusukan ke perut korban juga dilakukan tanpa sengaja karena terdesak.
"Saya tiap kerja rongsok bawa pisau di pinggang kiri. Pisau itulah yang saya pakai untuk nusuk," ujarnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut kecemburuan pelapor Yulianto terhadap tersangka Zemy bermula saat Zemy meminjamkan motor kepada saksi Mimin selama 12 hari.
"Itu yang menjadi sumber pemicu kecurigaan pelapor," katanya.
Akibat kasus ini. Zemy dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun.
| Ribuan Lapak Mangkrak Puluhan Tahun di Pasar Johar, Pemkot Semarang Segera Cabut Hak Pedagang |
|
|---|
| Serunya Mini Mural Fest: Saat Musik Indie dan Visual Estetik "Sembunyi" di Perkampungan Semarang |
|
|---|
| Hujan Ekstrem di Ngaliyan Semarang, Tembok Setinggi 20 Meter Roboh Timpa Rumah Warga |
|
|---|
| Teladani Sosok Mbah Syafii, Warga Lintas Kecamatan di Semarang Ikuti Kirab Budaya |
|
|---|
| Forbasi Rakernas Perdana di Semarang, Dorong Baris-berbaris Jadi Olahraga Prestasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tersangka-penusukan-Zemy-54-saat-menjelaskan-duduk-perkara-kas.jpg)