Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

PLTU Batang Kini Resmi Berstatus Obvitnas, BPI Komitmen Sediakan Energi Andal Berkelanjutan

PLTU Batang yang dikelola PT BPI ditetapkan sebagai objek vital nasional (Obvitnas) bidang Energi dan Sumber Daya Mineral oleh Kementerian ESDM.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
PT BPI
GM Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H Sulasmoro menerima SK Menteri ESDM tentang penetapan PLTU Batang 2 x 1.000 MW sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) dari Koordinator Pengamanan, Pemeliharaan dan Pemanfaatan Barang Milik Negara, Kementerian ESDM RI, Alpen Djuperi Simarmata di Bogor, Jumat (19/1/2024) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW (PLTU Batang) milik PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) resmi ditetapkan sebagai objek vital nasional (Obvitnas) bidang Energi dan Sumber Daya Mineral oleh Kementerian ESDM.

Keputusan ini dikeluarkan melalui Surat Nomor T-2450/BN.05/SJA.4/2023 pada 28 Desember 2023.

PLTU Batang merupakan pembangkit listrik yang menggunakan teknologi ultra supercritical, yang mampu menghasilkan listrik dengan efisiensi tinggi dan emisi rendah.

Teknologi ini juga memungkinkan penggunaan batu bara dengan kualitas rendah, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor batu bara.

Baca juga: HUT ke-23, Baznas Bagikan 750 Paket Zakat di 15 Kecamatan Batang

Baca juga: 96 Peserta Ikuti Pelatihan Kerja Disnaker Batang, Siap Hadapi Persaingan di Era Industri

Menurut Aryamir H Sulasmoro, General Manager Stake Holder Relation PT BPI, status Obvitnas merupakan penghargaan dari pemerintah atas kontribusi PLTU Batang dalam penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen menjadi pembangkit listrik yang reliable dan mampu secara konsisten memberikan pasokan listrik kepada PLN melalui jaringan Jamali Grid," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (22/1/2024).

Selain itu, BPI juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar PLTU Batang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program ini meliputi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya, serta infrastruktur.

"Kami akan memaksimalkan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan serta menjadi bagian yang memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Nasib Ulah Emak-emak Pemotor Bonceng 6 Penumpang di Palembang, Polisi: Motor Sudah Kami Sita

Baca juga: Paket 1.1 Tol Solo-Jogja Sudah 82 Persen, Kapan Rampung?

Baca juga: Mudik Lebaran 2024, Tol Solo-Jogja Sepanjang 22,3 Kilometer Dibuka Fungsional

Baca juga: Viral Pencuri Apes Mengembalikan Kotak Amal di Masjid Banyumas, Ternyata Karena Isinya Kosong

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved