Berita Ungaran
Bupati Ngesti Tepis Isu Ketimpangan Pemerataan Pembangunan di Kabupaten Semarang
Pemerintah Kabupaten Semarang masih berupaya melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang masih berupaya melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Semarang.
Luas keseluruhan wilayah Kabupaten Semarang yaitu 95.020,674 hektare.
Ibu kota Kabupaten Semarang sendiri di bagian utara yakni wilayah Ungaran.
Baca juga: Bupati Semarang Ngesti Nugraha Resmikan Posko Terpadu Lintas Instansi di Exit Tol Bawen
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menegaskan isu ketimpangan pembangunan di wilayah utara dan selatan Kabupaten Semarang sudah tidak relevan.
Pemerintah juga telah melakukan berbagai pembangunan infrastruktur maupun sarana lainnya di wilayah selatan Kabupaten Semarang.
“Secara bertahap stigma (ketimpangan) itu akan dihapus.
Pembangunan akan merata di seluruh wilayah Kabupaten Semarang,” ungkap Ngesti saat membuka acara konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Semarang tahun 2025 di aula Balai Bahasa Jawa Tengah, Ungaran Barat pada Kamis (25/1/2024).
Menurut Ngesti, pihaknya sudah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah termasuk bagian selatan.
Dia mencontohkan, terdapat rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah peternakan Mulyorejo, Desa Barukan, Kecamatan Tengaran.
Saat ini pemerintah telah memulai tahap studi kelayakan (feasibility study) dan penyusunan detail engineering design (DED) rumah sakit tersebut.
Tak hanya itu, di kawasan yang sama, akan dibangun pula mal pelayanan publik mini, agrowisata dan bumi perkemahan di lahan kurang lebih 18 hektare.
Kawasan satelit terpadu itu juga akan dilengkapi prasarana jalan yang memadai didukung trayek angkutan umum.
“tahun 2025 nanti diharapkan sudah tersedia anggaran untuk pembangunan RSUD tahap awal,” imbuh Ngesti.
Terkait konsultasi publik, Bupati berharap para pemangku kepentingan yang hadir dapat memberikan masukan dan saran untuk mematangkan perencanaan kerja di tahun 2025.
Baca juga: Bupati Ngesti Nugraha Siapkan Anggaran Rp 11 Miliar Buat Pelebaran Jalan Penghubung Lerep-Branjang
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperinda) Kabupaten Semarang, Muslih menjelaskan rencana pembangunan rumah sakit di Tengaran menjadi salah satu prioritas rencana pembangunan pada 2025 mendatang.
Selain itu, terdapat juga pembangunan sistem administrasi satu atap (Samsat) dan pembangunan akses jalan ke Mulyorejo.
Selain di sana, akan dilakukan pula penataan jalan Jenderal Sudirman Ambarawa. (*)
| Pengerukan Bukit di Tuntang Disegel Satpol PP, Diduga Jadi Penyebab Banjir |
|
|---|
| Cerita Pilu Pedagang Musiman Meredup di Tumpukan Kembang Api: Modal Rp10 Juta Belum Kembali |
|
|---|
| Peristirahatan Terakhir Sang Budayawan: Girisonta Bersiap Sambut Kepulangan Romo Mudji Sutrisno |
|
|---|
| Slamet Asnawi Jadi Nahkoda Baru Cabor Muaythai Kabupaten Semarang |
|
|---|
| Legenda Baru Klinthing Hidup Kembali: Keajaiban Drama Musikal di Bawah Langit Malam Saloka Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Semarang-Ngesti-Nugraha-saat-membuka-konsultasi-publik.jpg)