Berita Semarang
Makam Syekh Jumadil Kubro Semakin Dikenal Masyarakat, Afwan: Beliau Kakek dan Buyut dari Walisongo
Bagi masyarakat Kecamatan Genuk Kota Semarang pastinya tak asing dengan makam Syekh Jumadil Kubro
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bagi masyarakat Kecamatan Genuk Kota Semarang pastinya tak asing dengan makam Syekh Jumadil Kubro.
Makam yang terletak di dekat exit Tol Semarang di Jalan Arteri Yos Sudarso itu, tak jarang jadi jujugan peziarah dari berbagai daerah.
Banyak yang percaya, sosok yang dimakamkan di tempat tersebut merupakan tokoh agama cikal bakalnya Walisongo.
Bahkan Syekh Jumadil Kubro dipercaya sebagai kakek dari Sunan Ampel, Sunan Gunung Jati dan Sunan Giri.
Ia juga menjadi buyut dari Sunan Bonang, Sunan Drajad hingga Sunan Kudus.
Walaupun kebenaran cerita tersebut masih jadi tanda tanya, namun kepercayaan masyarakat terkait Syekh Jumadil Kubro masih melekat hingga kini.
Bahkan beredar cerita Syekh Jumadil Kubro merupakan keturunan dari Nabi Muhammad Saw.
Dikatakan Juru Kunci makam Syekh Jumadil Kubro Semarang, Afwan, nama lengkap Syekh Jumadil Kubro adalah Jamaluddin Al-Husain Al-Akbar.
Nama tersebut diberikan oleh para habaib dari Timur Tengah, namun di Jawa dikenal dengan Syekh Jumadil Kubro.
Ia juga membenarkan Syekh Jumadil Kubro merupakan kakek dan buyut dari Walisongo.
"Menurut sejarah memang seperti itu, bisa dicek di silsilah keluarga Walisongo yang ada di Demak," paparnya, Kamis (1/2/2024).
Adapun makam Syekh Jumadil Kubro tak bisa dipisahkan dari Masjid Kubro. Pasalnya makam dan masjid merupakan satu bangunan.
Masjid tersebut dibalut warna hijau, pada gapura masjid terpahat tulisan Makam Waliyyullah Syeikh Maulana Jumadil kubro.
Dikatakan Afwan, sebelum adanya Jalan Tol Semarang masjid dan makam terletak di tengah tambak ikan.
Pembangunan masjid dan makam juga semakin masjid setelah ada Jalan Tol Semarang.
| Kecelakaan Berulang Silayur, Dishub Semarang Rencana Bangun Pos Uji KIR: Truk Tak Layak Putar Balik |
|
|---|
| Jejak Kerusakan Lingkungan di Semarang dari Era Kolonial hingga Ancaman Kota Tenggelam |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Turunan Silayur Semarang, Truk Blong Porakporandakan Titik Tanki Pendam SPBU |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Truk Gagal Nanjak Tabrak Area Bongkar SPBU Silayur Semarang, SPBU Tutup Sementara |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 13 Mei 2026: Hujan Ringan di Genuk dan Pedurungan |
|
|---|