Berita Pekalongan
Kenaikan Harga Komoditas Pangan Jelang Imlek di Pasar Tradisional Pekalongan
Jelang perayaan Imlek, harga beberapa komoditas pangan di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, terus merangkak naik.
Penulis: Aisya Aulia Latifah | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Harga sejumlah Komoditas Pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekalongan menjelang perayaan Imlek terus mengalami kenaikan. Tim Tribun Jateng memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, termasuk beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, Faroza, menyatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok tersebut terjadi secara bertahap selama beberapa hari terakhir. Kenaikan harga terutama terlihat pada beras dan telur, di mana harga semua jenis beras naik sebesar seribu rupiah per kilogramnya. Sebelumnya, harga beras yang sebelumnya Rp. 14.500 kini menjadi Rp. 15.500 per kilogram.
Demikian pula, harga telur naik dari Rp. 23.000 menjadi Rp. 27.000 per kilogram, juga dengan peningkatan bertahap sebelum perayaan Imlek.
"Jelang imlek ini, harga-harga naik, seperti beras yang tadinya Rp. 14.500 sekarang menjadi Rp. 15.500 per kilonya, dan juga telur naiknya bertahap, dari yang awalnya Rp. 23.000 sekarang menjadi Rp. 27.000 per kilonya," ungkap Faroza, ketika ditemui di Pasar Grogolan (9/2/2024).
Selain kebutuhan pangan, di sisi lain, salah satu penjual bumbu di pasar yang sama, Emi, mengakui bahwa harga komoditas bumbu juga mengalami kenaikan menjelang perayaan Imlek, seperti tomat yang harga awalnya Rp. 16.000 kini naik menjadi Rp. 18.000 per kilogramnya, dan cabai rawit merah yang semula dihargai Rp. 37.000 sekarang menjadi Rp. 39.000 per kilogram.
"Menjelang imlek ini, harga-harga naik, rata-rata kenaikannya dua ribu rupiah per kilonya. Seperti tomat yang sebelumnya Rp. 16.000 kini menjadi Rp. 18.000 per kilogram, dan cabai rawit merah yang sebelumnya Rp. 37.000 sekarang Rp. 39.000 per kilogram. Daya belinya juga tidak terlalu berbeda, karena ini memang kebutuhan," jelas Emi.
Meskipun harga bahan pokok naik, para pedagang menyatakan bahwa daya beli tetap stabil. (Peh)
| PLT Bupati Sukirman : Muslimat NU Garda Terdepan Pelayanan dan Pembangunan Umat |
|
|---|
| Tata Arsip Berbuah Prestasi, Pemkab Pekalongan Raih Penghargaan Bergengsi dari ANRI |
|
|---|
| Dilepas Wali Kota Aaf, KJNI Kota Pekalongan Bidik Penampilan Terbaik di Prambanan |
|
|---|
| Bangun Ekonomi Mandiri, Keluarga Pekerja Migran Perikanan di Pekalongan Didorong Kembangkan Usaha |
|
|---|
| Mulai 1 Juni 2026, Parkir di Kota Pekalongan Beralih ke Pembayaran QRIS |
|
|---|