Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

PLT Bupati Sukirman : Muslimat NU Garda Terdepan Pelayanan dan Pembangunan Umat

Sukirman menegaskan, bahwa keberadaan Muslimat NU memiliki peran strategis, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok PROKOMPIM Kabupaten Pekalongan
PENGAJIAN NU - PLT Bupati Pekalongan Sukirman saat menghadiri Pengajian Ahad Legi Hidmat Muslimat NU (Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim) Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan yang digelar di halaman Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Minggu (24/5/2026). 

PLT Bupati Sukirman : Muslimat NU Garda Terdepan Pelayanan dan Pembangunan Umat

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman, menyebut Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan umat.

Hal itu disampaikannya, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Muslimat NU Kabupaten Pekalongan yang dinilai selama ini berkontribusi besar dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukirman saat menghadiri Pengajian Ahad Legi Hidmat Muslimat NU (Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim) Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan yang digelar di halaman Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Minggu (24/5/2026).

Sukirman menegaskan, bahwa keberadaan Muslimat NU memiliki peran strategis, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Muslimat NU telah menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendorong kemajuan daerah.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu Muslimat NU yang telah bahu-membahu melayani masyarakat."

Peran dan pengabdian Muslimat NU sangat membantu menyukseskan program pemerintah, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan," ujar Sukirman saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (25/5/2026).

Selain memberikan apresiasi terhadap kiprah Muslimat NU, Sukirman juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pembangunan antara sumber daya manusia dan infrastruktur.

Salah satu langkah yang diambil bersama DPRD Kabupaten Pekalongan adalah menunda pembangunan Gedung DPRD yang sebelumnya sempat terbakar, untuk memprioritaskan anggaran pada perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang layak.

"Anggaran yang semula dialokasikan untuk pembangunan gedung akan dialihkan untuk pengecoran dan betonisasi jalan di beberapa titik prioritas, seperti Karangdadap, Watusalam, Tirto, Siwalan, Kajen, hingga Kesesi pada tahun anggaran 2026 dan 2027.'

"Kami bersama Ketua DPRD dan seluruh anggota legislatif sepakat mendahulukan kepentingan masyarakat. Anggaran pembangunan gedung DPRD kami alihkan untuk memperbaiki jalan-jalan yang masih rusak agar pembangunan fisik berjalan beriringan dengan pembangunan manusia," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan pendidikan dan institusi keagamaan dari berbagai bentuk penyimpangan, khususnya terkait perlindungan anak di lingkungan sekolah berasrama maupun pondok pesantren. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah lembaga pendidikan agama dari tindakan oknum yang mencoreng nama baik institusi.

"Kalau ada tindakan yang merugikan anak-anak kita dan mengatasnamakan agama, saya yakin itu bukan ulama atau kiai, melainkan oknum yang harus ditindak. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan bermartabat," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved