Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Pemain Asal Timor Leste Ini Sebut Liga 1 Indonesia Adalah Kompetisi yang High Class

Gali Freitas menjadi pemain kedua PSIS Semarang musim ini yang mendapat perpanjangan kontrak.

Tribun Jateng/ Franciskus Ariel
Pemain PSIS Semarang Gali Freitas tunjukkan jersey saat sesi foto dalam peresmian perpanjangan kontrak dirinya hingga musim 2026 di mess tim Jalan Semeru Dalam 1 Kota Semarang, Senin (12/2/2024) - 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gali Freitas menjadi pemain kedua PSIS Semarang musim ini yang mendapat perpanjangan kontrak.


Pemain asal Timor Leste tersebut diperpanjang kontraknya hingga musim 2026 mendatang.


Gali mengaku kompetisi BRI Liga 1 merupakan salah satu kompetisi terbaik di ASEAN yang membuatnya masih betah berkarir di Indonesia.


"Saya kira alasan utama saya ke sini karena Liga 1 itu levelnya high class. Awal datang ke sini saya optimis bahwa saya bisa. Saya harus tunjukkan karakter fighter saya," kata Gali.

 

Ia menyebut, selama bergabung ke PSIS ia juga mendapat sambutan yang baik dari rekan setimnya.


Di musim perdana bersama tim Mahesa Jenar, Gali Freitas sejauh ini sudah membukukan sembilan gol dan lima assist.


Perolehan tersebut melebihi target awal Gali Freitas yang hanya menargetkan lima gol di musim pertamanya bersama PSIS.


Gali menempati urutan kedua top skor sementara klub dibawah Carlos Fortes.


Kans Gali menyalip Fortes dalam produktivitas gol terbuka lebar sebab Fortes kini lebih memilih meninggalkan klub dan pindah ke tim divisi dua di Uni Emirat Arab.


"Rekan-rekan di tim juga menyambut baik. Mudah-mudahan sampai akhir musim saya bisa menjadi top skor tim," ungkap Gali.


"Pertama kali gabung teman-teman tim menerima saya sebagai keluarga , saya merasa nyaman dan mau bertahan di PSIS," imbuhnya.


PSIS diprediksi masih akan memperpanjang kontrak beberapa pemain terbaiknya musim ini seperti Adi Satryo, Lucas Gama, Boubakary Diarra, hingga Giovanni Numberi.


Sementara itu, CEO PSIS Yoyok Sukawi mengatakan penampilan impresif Gali Freitas di PSIS membuatnya dilirik banyak klub. Bahkan ada dari Liga India dan juga dari Belanda. 

 

"Ada beberapa tim memang yang menawar Gali. Kalau klub luar negeri ada dua tim. Kemudian ada tawaran agar Gali pindah ke Liga India. Kemarin juga ada dari Belanda di klub divisi dua. Ya kalau mau 10 juta dolar mungkin kami akan pikir-pikir.  Tapi justru yang agresif dari klub Liga Indonesia. Tapi tidak dipungkiri bahwa Gali pemain ASEAN tersukses di Liga Indonesia," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved