Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Ini Peran Anggota 'Geng Tai' Binus Saat Aniaya Korban, Anak Vincent Rompies Berperan Mengikat Korban

- Binus School Serpong akhirnya membenarkan aksi perundungan dan juga penganiayaan yang dilakukan oleh muridnya.

|
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
Intagram/berita_gossip
Ini Peran Anggota 'Geng Tai' Binus Saat Aniaya Korban, Anak Vincent Rompies Berperan Mengikat Korban 

TRIBUNJATENG.COM - Binus School Serpong akhirnya membenarkan aksi perundungan dan juga penganiayaan yang dilakukan oleh muridnya.

Selain itu, pihak Binus juga membenarkan jika Legolas Rompies, anak dari Vincent Rompies ikut terlibat.

Dikutip dari Bangkapos.com, Corporate PR Binus University, Haris Suhendra  membenarkan hal itu.

“Iya (salah satu pelaku anak dari artis Vincent Rompies)” ucap Haris saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (19/2/2024).

Baca juga: "Masih Ada Dampak Pemilu yang Harus Diwaspadai" 82,5 Persen Pemilih di Jateng Ikut Berpartisipasi

Pihak Binus pun akan segera memanggil Vincent Rompies selaku orangtua.

Selain Legolas, ada beberapa nama lain yang terlibat dalam video penganiayaan.

Dikutip dari Instagram @berita_gosip, ada 8 nama pelaku penganiayaan, termasuk Legolas.

Delapan pelaku ini memiliki peran sendiri saat merundung korban.

Baca juga: Pasukan Israel Serang Kamp Pengungsi di Tepi Barat, 2 Orang Tewas

Berikut ini peran masing-masing pelaku:

1. Kea**: Menyundut rokok, mukul hingg membakar tangan korban dengan korek api.

2. Gav**: memukul, mengancam akan membunuh dan melecehkan serta menjambak.

3. Ma**: memaki dan memukul

4. Tom**: menendang kaki korban, menonjik perut dan memiting korban

5. Zahr**: mengintruksi “kaderisasi’, push up, squat gendong orang, cubit dada 20x

6. Legol**: mengikat di tembok pakai tali gorden, memegang tangan korban dari belakang

7. Ela**: mencekik leher

8. Ra**: memukul perut korban.

Akibat penganiayaan ini, korban harus mendaoat perawatan di rumah sakitt.

Kasus ini sendiri terungkap setelah ibu korban mengunggah di sosial media.

Penganiayaan ini terjadi pada 2 Februari 2024 lalu.

Kemudian berlanjut lagi pada 13 Februari 2024.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved