Berita Regional
Bar-barnya Pengantar Jenazah di Maros Sulsel, Serang Rumah Warga
Polisi berhasil mengamankan tiga terduga pelaku penyerangan terhadap rumah warga saat iring-iringan pengantar jenazah melintas
TRIBUNJATENG.COM - Polisi berhasil mengamankan tiga terduga pelaku penyerangan terhadap rumah warga saat iring-iringan pengantar jenazah melintas di Jalan Poros Zipur, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penangkapan dilakukan setelah aksi mereka menjadi viral di media sosial.
Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Jamaluddin Farti, mengungkapkan bahwa ketiga terduga pelaku yang merupakan bagian dari rombongan pengantar jenazah sudah diamankan oleh Polres Maros.
"Pelaku sudah diamankan tiga orang oleh Polres Maros, sementara diinterogasi di Polsek Moncongloe," ujar Kombes Pol Jamaluddin Farti pada Sabtu (24/2/2024) sore.
Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah rekaman kamera CCTV sebagai barang bukti.
Meskipun demikian, polisi masih melakukan pencarian terhadap bendera yang digunakan pelaku selama penyerangan.
"Barang bukti sekarang sementara masih dilakukan pencarian bendera yang terekam di CCTV," jelas Iptu Slamet.
Tiga terduga pelaku yang saat ini telah diamankan di Polsek Moncongloe berasal dari wilayah setempat.
Polisi tengah mendalami motif di balik penyerangan tersebut, dan penyelidikan masih berlangsung.
"Motif masih dalam penyelidikan," tambah Iptu Slamet.
Sebelumnya, viral rombongan pengantar jenazah menyerang rumah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jl Poros Zipur, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros.
Kejadian itu diketahui pada Selasa 20 Februari 2024.
Dari rekaman CCTV yang beredar, Sabtu (24/2/2024), nampak seorang warga memakai baju putih dengan celana pendek, keluar rumah melihat sekelompok pengantar jenazah yang melintas.
Ia berdiri sambil menatap iring-iringan pengantar jenazah di teras rumahnya.
| Kronologi Calon Mantu Sekap Ayah Pacar 1 Tahun, Skenarionya di Luar Nalar |
|
|---|
| Cerita 2 Siswa Diminta Pindah Sekolah karena Nunggak Seragam Rp 300.000 |
|
|---|
| "Kalau sama Perempuan Takutnya Zina dan Hamil" Pengakuan Guru Ngaji Cabuli 7 Santri Laki-Laki |
|
|---|
| Yana Ditemukan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Dibunuh Suami yang Cemburu pada Adiknya |
|
|---|
| Dua Mayat Ditemukan di Sungai Bedog, Satu Tengkorak Sudah Berlumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kolase-pengantar-jenazah-bar-bar-serang-rumah-warga.jpg)