Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

DAFTAR 10 OPD Raih Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Jateng 2024, Ini Pesan Sekda

 Pemprov Jateng memberikan penghargaan kepada lima OPD di tingkat Provinsi Jateng dan lima OPD pemerintah kabupaten/kota se Jateng

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: Muhammad Olies
Ist/Dok Pemprov Jateng
Sekda Provinsi Jateng Sumarno saat membuka sosialisasi kebijakan pelayanan publik Provinsi Jateng, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Selasa (27/2/2024).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng memberikan penghargaan kepada lima OPD di tingkat Provinsi Jateng dan lima OPD pemerintah kabupaten/kota yang berhasil meraih penghargaan 10 Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jateng 2024.

Penghargaan itu diserahkan oleh Sekda Provinsi Jateng Sumarno di sela-sela acara sosialisasi kebijakan pelayanan publik Provinsi Jateng, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Selasa (27/2/2024). 

Dalam kesempatan itu, Sumarno ingin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Jateng selalu inovatif dalam memberikan pelayanan publik. 

"Inovasi inilah yang kita dorong. Kita punya tanggungan melayani masyarakat, kita butuh berinovasi, sehingga pelayanan kita diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Sumarno.

Dengan melakukan inovasi, masyarakat akan lebih mudah dan cepat mendapatkan pelayanan, sehingga merasa puas atas pelayanan yang diberikan pemerintah.   

Baca juga: Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Batang Meningkat, Ini Faktornya

Baca juga: Pemkab Jepara Komitmen Bangun Zona Integritas Guna Optimalisasi Pelayanan Publik

Baca juga: Kota Tegal Kini Miliki Mall Pelayanan Publik Alaya Sewagati, Tersedia 127 Layanan

 Analis Kebijakan Utama Kementerian PANRB, Muhamad Imanuddin mengatakan, indeks pelayanan publik nasional 3,99, sedangkan indeks pelayanan publik di Provinsi Jateng di atas nasional, yakni rata-rata 4,41. 

“Jadi di Jateng ini rata-rata adalah 4 koma sekian, demikian juga dengan pemerintah kota dan kabupaten," kata Imanuddin.

Menurut dia, capaian indeks pelayanan di Jateng dipengaruhi oleh tiga faktor. Yakni kepemimpinan, kebijakan, serta birokrasi.

"Kami berharap momentum seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kita inginkan Provinsi Jateng dan kabupaten/kota di Jateng menjadi yang terdepan," kata dia.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Kepuasan Publik pada Jokowi-Maruf Capai 73,9 Persen, Tertinggi Sejak 2015

Sementara itu, sebanyak lima OPD dari Pemerintah Provinsi Jateng diganjar penghargaan 10 Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jateng 2024.

Para penerima meliputi: RSUD dr Adhyatma Tugurejo Semarang dengan inovasi "Si Agus" (Inovasi alat gendong infus), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng dengan "Rampung Bayar", RSUD Moewardi Surakarta dengan "Sinorah" (Sistem donor darah).

Lalu RSUD Margono Soekarjo Banyumas dengan "Novia Rasa Gula Jawa" (Notifikasi lebih akurat cepat tiga belas jenis indikator mutu wajib rumah sakit), dan RSUD Margono Soekarjo dengan "Dia Perawat Cantik" (Dokumentasi asuhan keperawatan catatan eketronik).

Sedangkan kategori kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Sragen dengan inovasi "Aisha" (Aryificial intellegent support for hospital acceleration) karya RSUD dr Soeratno Gemolong , Kabupaten Kudus dengan Simpan Budi" (Sistem perpanjangan buku mandiri) karya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Lalu Kabupaten Grobogan dengan "Becak Pintar" (Begitu dicetak KTP KIA diantar) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kabupaten Banyumas dengan "Sinaps" (Sistem terintegrasi dan akurat pasien rumah sakit) di RSUD Ajibarang, serta Kota Surakarta dengan inovasi pengelolaan data elektronik kemiskinan melalui partisipatif terintegrasi melalui ESIK karya Dinas Sosial.

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved