Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kota Pekalongan

KONI Kota Pekalongan Ingin Lebih Kenalkan Cabor Petanque Ke Masyarakat

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan ingin memasyarakatkan cabang olahraga (cabor) Petanque

Tayang:
Penulis: Aisya Aulia Latifah | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Aisya Aulia Latifah
Kegiatan peresmian lapangan petanque dan Wali Kota Cup Petaque 2024 di Halaman Stadion Hoegeng, Jumat (1/2/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan ingin memasyarakatkan cabang olahraga (cabor) Petanque.

Pasalnya cabor Petanque ini tidak hanya bisa dimulai saat usia masih pelajar, kalangan orang dewasa juga bisa.

Hal ini diungkapkan Ketua KONI Kota Pekalongan, Edywan Usai peresmian Lapangan Petanque dan Wali Kota Cup Petanque 2024 di Halaman Stadion Hoegeng, Jumat (1/2/2024).

"Alhamdulillah Petanque sudah ada venue baru, ini sudah cukup lama atau setahun dibongkar. Venue yang baru ini sudah bertaraf nasional dan lebih bagus," ungkap Edywan.

Edywan berharap cabor Petanque ini ada pembibitan atlet, karena olahraga petanque ini tidak mengenal usia atlet untuk memulai. Jika awal mencoba bermain saat usia dewasa pun tidak masalah.

"Siapapun bisa berprestasi asal fokus dan berlatih teratur," ucapnya.

Dirinya juga berpesan kepada Ketua Petanque untuk sering mengadakan sosialisasi Petanque di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, walaupun usia mahasiswa masih bisa berkiprah sampai olimpiade.

Jika di Kota Pekalongan banyak peminatnya, turnamen semacam ini seperti Petanque Wali Kota Cup akan sering diselenggarakan, begitu pula turnamen lainnya.

"Semoga lebih cepat banyak atlet yang berprestasi sampai ke olimpiade," tutur Edywan. 

Diketahui olahraga petanque ini merupakan permainan bola besi tradisional dari Perancis yang berakar dari budaya Yunani Kuno. Petanque mulai dimainkan secara modern pada 1907. Sementara Indonesia sendiri, resmi diperkenalkan saat menjadi tuan rumah SEA Games 2011.

Olahraga ini dimainkan dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang diletakkan di depan pemain sebagai sasaran. Namun, kaki pemain harus berada di dalam lingkaran kecil yang termasuk dalam arena permainan. (Peh)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved