Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Puisi

Puisi Sonet 4 Sapardi Djoko Damono

Puisi Sonet 4 Sapardi Djoko Damono: Sonet 4 “Hidup terasa benar-benar tak mau redup

Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
Gramedia.com
Puisi Sonet 4 Sapardi Djoko Damono 

Puisi Sonet 4 Sapardi Djoko Damono

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Sonet 4 Sapardi Djoko Damono:

Sonet 4


“Hidup terasa benar-benar tak mau redup
ketika sudah kaudengar pesan:
suatu hari semua bunyi rapat tertutup”.
Penyanyi itu tuli. Suaranya terdengar perlahan.


Tapi bukankah masih ada langit
yang tak pernah tertutup pelupuknya,
yang menerima segala yang terbersit
bahkan dari mulut si tuli dan si buta?


Penyanyi itu buta? Kau tampak gemetar;
kita pun diam-diam mendengarkannya,
“Cinta terasa baru benar-benar membakar
ketika pesa kaudengar: padamkan nyalanya!”


Kita pun menyanyi selepas-lepasnya,
sepasang kekasih yang tuli dan buta.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved