Ini Penyebab Semarang Hujan Deras Seharian, Peneliti BRIN: Badai dan Waspada Banjir Bandang
Kota Semarang dari pagi buta hingga malam ini digoyang angin kencang disertai hujan deras, Rabu (13/3/2024).
Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
Ini Penyebab Semarang Hujan Deras Seharian, Peneliti BRIN: Badai dan Waspada Banjir Bandang
TRIBUNJATENG.COM - Kota Semarang dari pagi buta hingga malam ini digoyang angin kencang disertai hujan deras, Rabu (13/3/2024).
Peneliti BRIN, Erma Yulihastin mengungkapkan hujan deras di Semarang penyebabnya adalah efek pergerakan bibit silkon 18S dari barat e timur.
Hal ini yang menyebabkan hujan deras persistensi di Jawa khususnya daerah Demak, Kudus, Pati, Semarang dan sekitarnya.
"Efek pergerakan bibit siklon 18S dari barat ke timur (selatan Jatim) menyebabkan hujan deras persisten di Jawa (Demak, Kudus, Pati, Semarang), Madura, dan Kupang" tulis Erma dalam cuitan di akun X.
Selain itu, Erma mengungkapkan cuaca di Semarang diakibatkan adanya hujan persisten, yang artinya hujan cukup lama (awet) terjadi, hal ini dipicu oleh squall line efek dari vorteks.
Erma juga menghimbau untuk wilayah Semarang dan Kupang tetap waspada.
"Saya cek sudah lebih dari 12 jam konsentrasi hujan badainya memang ada di Semarang. Efek squall line besar yg memanjang dari laut menuju pesisir," tulisnya.
Hujan Semarang Tranding X
Semarang menjadi pemuncak trending di media sosial X, Rabu (13/3/2024).
Hal ini lantaran hujan deras dan angin kencang terjadi di Semarang nyaris seharian.
Hujan cukup awet mulai sore hari hingga malam ini.
Adanya peristiwa tersebut, 45 pohon tumbang di 13 Kecamatan di Kota Semarang (data Relawan Semarang sampai pukul 19.15 WIB).
Puluhan pohon tumbang tersebut merusak berbagai fasilitas umum (fasum), rumah, tiang listrik, masjid hingga dua mobil hancur tertimpa pohon.
Dari dua mobil itu, satu mobil milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
hujan seharian di Semarang
Semarang dilanda hujan seharian
penyebab hujan seharian di Semarang
Tribunjateng.com
| DPD RI Serap Usulan Prioritas Prolegnas 2027 di Jateng, Akademisi Sarankan Usulan RUU Harus Mengena |
|
|---|
| 37 Ribu Aspirasi Warga Jateng Senilai Rp 37,8 Triliun Terkendala Anggaran |
|
|---|
| Sehari Setelah Jalur Maut Silayur Dipasang Portal, Langsung Ada Truk Menerobos |
|
|---|
| Kebijakan Undip Melarang Karangan Bunga Papan di Wisuda Dikeluhkan Pelaku UMKM Kota Semarang |
|
|---|
| Suyadi Ditemukan Selamat dan Sehat, Sempat Hilang di Lereng Gunung Merbabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hujan-seharian-smrg.jpg)