Berita Jateng
Inilah Sosok Alexander Bimo, Warga Semarang Tewas di Gunung Agung Bali Dikira Pendaki Bule
Inilah sosok Alexander Bimo Haryo Tejo pendaki tewas di Gunung Agung, Bali.
TRIBUNJATENG,COM, SEMARANG - Inilah sosok Alexander Bimo Haryo Tejo pendaki tewas di Gunung Agung, Bali.
Alexander Bimo merupakan warga Kota Semarang, Jawa Tengah yang sempat dikira pendaki bule warga negara asing.
Jenazah Bimo ditemukan di Gunung Agung, Karangasem, Bali ternyata seorang Warga Negara Indonesia.
Pria kelahiran DI Yogyakarta can tinggal di Jl. Raya Kumudasmoro Utara, Desa Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah.
Korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan mengenakan pakaian warna hitam, celana panjang dan sepatu serta mengendong tas.
Posisi jenazah terlungkup dengan posisi kepala mengarah ke atas, dan kaki ke bawah.
Belum dipastikan penyebab kematian korban.
Saat ini tim gabungan sedang mengevakuasi jenazah untuk di bawa turun menuju ke bawah.
Informasi dihimpun Tribun Bali, yang pertama menemukan adanya jenazah di atas Puncak Gunung Agung adalah pendaki mancanegara.
Hanya saja identitas pendaki belum diketahui.
Saat menemukan, si pendaki melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak.
Saksi akhirnya memfoto dan kemudian memposting ke media sosial.
Koordinator Pencarian dan Pertolongan (SAR) kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana, mengatakan, penemuan jenazahnya bermula dari informasi warga di media sosial.
Akhirnya petugas dan pemandu lokal mengecek kebenaran informasi tersebut.
Sesampainya di lokasi, benar ditemukan ada jenazah berjenis kelamin laki-laki yang memakai jaket warna hitam.
| Gubernur Luthfi Butuh Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembangunan Jateng |
|
|---|
| Pemprov Jateng Bangun Kemandirian Ekonomi Santri Melalui Koperasi |
|
|---|
| BREAKING NEWS Jasad Bayi Membusuk Terbungkus Seprai Ditemukan di Lemari Kamar Kos Tegal |
|
|---|
| Tekankan Ekonomi Kerakyatan, Ahmad Luthfi Minta Bank Jateng Prioritaskan KUR |
|
|---|
| Ratusan Jemaah Haji Jateng Mundur dari Kuota 2026, Faktor Menunggu Saudara Jadi Alasan Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Semarang-Tewas-puncak-Gunung-Agung.jpg)