Berita Ungaran
Betonisasi Jalan Desa di Ambarawa, Mampu Pangkas Waktu Distribusi Sayur ke Pasar Bandungan
Sebuah jalan beton penghubung antar Kecamatan Ambarawa dan Bandungan sepanjang 484 meter di Kabupaten Semarang selesai dibangun.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebuah jalan beton penghubung antara Dusun Praguman, Desa Pasekan, Kecamatan Ambarawa dengan Dusun Ngawinan, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan di Kabupaten Semarang selesai dibangun.
Pembangunan jalan beton sepanjang sekitar 484 meter tersebut merupakan satu di antara hasil dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2024 yang dilaksanakan sebulan sebelumnya.
Baca juga: Video Jelang Lebaran, DPUPR Blora Perbaiki 10 Ruas Jalan Rusak Ditargetkan Rampung H-7
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meresmikan jalan baru itu di Desa Pasekan pada Rabu (20/3/2024).
Hadirnya jalan itu menjadi satu di antara akses baru bagi warga setempat.

Pasalnya, akses tersebut membuat warga bisa memangkas waktu tempuh untuk rute Desa Pasekan di Ambarawa dan Desa Jetis di Bandungan.
Sebelumnya, jalan tersebut sulit dilalui karena sebagian berupa tanah keras.
Kepala Desa (Kades) Pasekan, Juli mengatakan sebagian warganya bekerja sebagai petani sayuran.
Para petani tersebut biasa menjual hasil panennya ke Pasar Jetis di Bandungan.
“Jalan beton ini menjadi jalan pintas yang mampu meningkatkan ekonomi warga,” kata dia.
Satu di antara warga Praguman, Abdullah (48) mengaku terbantu dengan adanya jalan beton itu.
Dia juga ingin pembangunan jalan beton itu dapat diperpanjang atau ditambah lagi.
“Sehingga akan semakin memudahkan aktivitas ekonomi warga,” ungkap dia.
Sementara itu, Ngesti Nugraha menegaskan bahwa TMMD bisa meningkatkan kemakmuran warga melalui kemanunggalan TNI-Polri.
“Betonisasi jalan ini menjadi wujud sikap kemanunggalan itu karena warga dapat mengangkut hasil bumi dengan lebih cepat dan mudah,” ujar Ngesti.
Baca juga: Pembangunan Jalan Desa Kertosari Kendal Selesai, Akses Pertanian Warga Tak Lagi Terisolasi
Dari data Diskominfo Kabupaten Semarang, jalan beton dalam program TMMD Sengkuyung tahap I 2024 itu menghabiskan dana Rp312.211.200.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714/Salatiga, Kapten M Rozani melaporkan selain betonisasi jalan, kegiatan fisik TMMD juga memperbaiki masjid.
Kegiatan itu melibatkan personel Kodim, Polres Semarang dan Pemkab Semarang dibantu warga. (*)
Guru Matematika Jadi Pengajar Agama: Ironi Kekurangan Tenaga Pendidik di Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
Tak Hanya Subsidi, Pemkab Semarang Siapkan Strategi Jangka Panjang Selamatkan Petani Tembakau |
![]() |
---|
227 Murid Dapat Makan Bergizi Gratis, Wiji Rahayu Bersyukur SLB Negeri Ungaran Ikut Diperhatikan |
![]() |
---|
Kisah Ariyanto Ikhlas Tak Ambil Kelebihan Bayar PBB, Meski Pemkab Semarang Membatalkan Kenaikan |
![]() |
---|
"Alhamdulillah Beban Ortu Berkurang", Respons Pedagang Kopi Usai Bupati Ngesti Batalkan Kenaikan PBB |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.