Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penampakan Ritual Wedus Kendit Perbaikan Tanggul Norowito Demak, Kepala dan Kaki Kambing Dikubur

Tradisi selametan dengan menyembelih kambing kendit menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk mencegah kerusakan tanggul di Demak.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Tangkap Layar Video Kiriman Warga Terkait Prosesi Penyembelihan Wedus Kendit 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ada cerita kearifan lokal dibalik perbaikan tanggul sungai wulan yang jebol dan menyebabkan banjir di Jalan Pantura Demak-Kudus Turut Desa Karanganyar dan sekitarnya.

Cerita ini hingga menyebar ke media sosial.

Yakni terkait sedekah wilayah untuk selametan dengan penyembelihan wedus kendit, untuk memperbaiki tanggul.

Hal ini bertujuan agar tanggul yang diperbaiki tidak jebol kembali.

Dari cerita tokoh masyarakat, yakni Mbah Suripto warga Desa Norowito, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak yang ikut dalam prosesi tersebut mengatakan memang benar adanya penyembelihan kambing atau wedus kendit.

Kambing kendit untuk prosesi selametan kali ini, didapatkan di daerah Kabupaten Kudus.

Wedus kendit ini kambing yang apabila berwarna hitam, maka di perutnya akan ada corak putih yang memutar seperti mengenakan sabuk. Apabila berwarna putih maka sebaliknya.

"Betul mas, penyembelihannya sudah tadi jam 09.00 WIB di lokasi perbaikan tanggul jebol. Kepala dan kakinya dipendam lainnya diolah untuk kemudian dimakan bersama saat sore atau buka nanti," ujarnya, Rabu (20/3/2024).

Mbah Suripto bercerita awal mula munculnya permintaan kambing kendit ini, dari operator eskavator yang sedang memperbaiki tanggul.

"Dari cerita yang saya dapat, saat itu kondisinya hujan, terus bertemu dengan seorang kakek tua yang hanya mengenakan kaus saja berjalan di sekitar tanggul," jelasnya.

Melihat hal itu, sang operator turun dan menanyai kakek tersebut. Dari percakapan itu, sang kakek sempat meminta operator segera pulang kerumah lantaran tanggul akan jebol kembali.

Kemudian operator eskavator sempat bertanya agar tanggul tak jebol, sosok kakek tua itu meminta kambing kendit.

Setelah meminta kambing kendit, kakek tua itu kemudian hilang.

Kemudian operator eksavator tersebut menyiarkan oleh ke masyarakat sekitar, tentang adanya cerita itu.

"Saya sudah sempat dengar cerita itu sebelum tanggul jebol yang ke dua," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved