Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pantai di Jepara Jadi Pilihan Ngabuburit Menunggu Waktu Berbuka Puasa

Kabupaten Jepara selain dikenal atas kerajinan ukir kayunya, daerah ini memiliki beberapa keindahan pantai yang bisa dinikmati sembari menunggu waktu

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA.
Dua gadis remaja menghabiskan waktu menunggu buka puasa di Pantai Bandengan kabupaten Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA  - Kabupaten Jepara selain dikenal atas kerajinan ukir kayunya, daerah ini memiliki beberapa keindahan pantai yang bisa dinikmati sembari menunggu waktu buka puasa.


Biasanya banyak masyarakat menghabiskan waktu menunggu buka puasa dengan berbagai cara.


Satu diantaranya menikmati pemandangan alam yang indah di pantai sembari menunggu kumandang adzan magrib tiba.


Seperti yang dilakukan beberapa anak muda perempuan di Jepara ini,  Dina (17), warga asal Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.


Perempuan yang masih berstatus pelajar SMA itu mengaku sengaja jalan-jalan sore, mencari suasana segar sambil menunggu waktu berbuka puasa. 


Ia bersama temannya pun memilih lokasi di Pantai Bandengan Jepara. Beruntung, cuaca sore ini sedang cerah. 


Dia bersama rekannya pun menyempatkan jalan-jalan di tepi pantai, sambil berswafoto di depan sinar langit sore. 


Menurutnya, nyunset sambil ngabuburit di pantai ini lumayan asyik.


"Langitnya sedang bagus, bisa foto-foto dan jalan-jalan sambil menikmati sunset sore di sini. Mumpung cerah," ujar Dina kepada Tribunjateng, Sabtu (23/3/2024).


Senada dengan Dina, Silvi (18) juga mengungkapkan hal yang sama. Terlebih, beberapa hari belakangan ini cuaca sedang cerah. 


"Kemarin-kemarin sering hujan, nyunset di pantai memang bagus kalau pemandangannya cerah. Bisa lihat langit sore dan beli jajan buat buka puasa," tuturnya.


Meskipun tak seramai sebelum puasa, mereka justru menikmati suasana nyunset di Pantai Bandengan


Bagi mereka berdua hal ini sudah biasa, karena biasanya orang-orang cenderung ngabuburit di jalan sambil membeli makanan takjil.


"Memang agak sepi, hanya beberapa orang yang saya lihat tadi. Kalau puasa lebih banyak yang bukber di restoran daripada di pantai," ujar Silvi. 


Untuk memasuki area wisata Pantai Bandengan, pengelola mematok tarif retribusi Rp 10 ribu per orang. 


Setelah masuk, pengunjung bebas menikmati wisata dan pemandangan di dalam pantai Bandengan. (Ito) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved