Berita Semarang
Lumpia Semarang, Makanan Khas Buruan Pemudik
Menurut pemilik Lumpia Semarang Gang Lombok Nomor 11, Vincen Setiawan Usodo (27), setiap momen liburan lebaran lumpia di tokonya laris manis.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Lumpia menjadi makanan buruan pemudik ketika singgah di Kota Semarang.
Menurut pemilik Lumpia Semarang Gang Lombok Nomor 11, Vincen Setiawan Usodo (27), setiap momen liburan lebaran lumpia di tokonya laris manis.
Bahkan, larisnya lumpia ketika lebaran melebihi saat perayaan Imlek.
Pihaknya sampai menyediakan 1.000 biji lumpia untuk memenuhi kebutuhan konsumen di momen tersebut.
"Ramai karena pemudik, mungkin kangen saat lebaran di Semarang ingin menyantap lumpia," katanya,
Senin (25/3/2024).
Lumpia khas Semarang juga cocok menjadi oleh-oleh khas lebaran.
Inovasi dari produk makanan ini juga memungkinkan usia produk lebih awet.
"Untuk oleh-oleh rekomendasi lumpia goreng karena bisa awet 24 jam. Dimasukan kulkas awet seminggu, freezer bisa satu bulan," imbuh Vincen.
Pihaknya juga acapkali mengirim pesanan lumpia ke berbagai daerah di Pulau Jawa dengan memanfaatkan pasar online.
Bahkan, produk lumpianya berhasil masuk ke gerai supermarket Grandlucky dan NiCo yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.
"Di dua supermarket itu, paling tidak kami kirim sebulan dua kali," katanya.
Kendati begitu, pihaknya juga memaksimalkan penjualan secara offline di kedai Gang Lombok, Purwodinatan, Semarang Tengah. Lapaknya buka dari pukul 07.00-17.00 WIB.
"Harga perbiji Rp20 ribu," ujarnya.
Pembeli lumpia, kata dia, tak hanya warga lokal. Adapula wisatawan asing yang mampir demi mencicipi menu khas Semarang tersebut.
"Mereka bisa mampir karena biasnya melihat food vlogger yang beberapa kali mencicipi lumpia Gang Lombok," ungkapnya.
Makanan khas Semarang yang dibuat pertama kali oleh pasangan Tionghoa-Jawa Tjoa Thay Yoe dan Warsih ini juga banyak dicicipi oleh tokoh di Indonesia. Vincen mengklaim, Presiden Jokowi pernah menyantap Lumpia Gang Lombok.
"Iya pak Jokowi pernah ke sini, dia di mobil yang membelikan ajudannya di tahun 2018," ujarnya. (iwn)
| Kekerasan di Kota Semarang Naik Sepanjang 2025, DP3A Soroti Faktor Ekonomi dan Dampak Psikologis |
|
|---|
| Tarif Khusus KA Semarang–Cirebon Mulai Rp80 Ribu, Berlaku Dinamis dan Bisa Dipesan H-0 |
|
|---|
| Serba-serbi Cerita RT di Semarang soal BOP Rp25 Juta: Ada yang Sisa, Ada yang Terserap Penuh |
|
|---|
| Ratusan Atlet Adu Cepat dalam Lomba Dayung Nasional di Kanal Banjir Barat Kota Semarang |
|
|---|
| Pemkot Semarang Targetkan 900 Rumah Diintervensi Lewat Program Rehabilitasi RTLH 2026 |
|
|---|