Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Ribuan Hektar Sawah di Jepara Pastikan Puso Gegara Banjir

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara menyebutkan ada ribuan hektar sawah padi di Kabupaten Jepara yang mengalami

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Tito Isna Utama
Petani di Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara sedang menjemur hasil taninya. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara menyebutkan ada ribuan hektar sawah padi di Kabupaten Jepara yang mengalami puso akibat terendam banjir.


Hal ini diketahui setelah DKPP Jepara melalukan pengecekan dan evaluasi terhadap lahan sawah yang terancam puso.


Kepala DKPP Kabupaten Jepara, Diyar Susanto mengatakan ada sekiranya 1795 hektare sawah yang dipastikan puso. 


Ribuan hektare padi ini tersebar di berbagai titik.


"Tersebar di 48 desa di delapan kecamatan se-Kabupaten Jepara," kata Diyar, Minggu (31/3/2024).


Diyar menjelaskan, sawah puso berada di 48 desa di delapan kecamatan, di antaranya Kecamatan Pecangaan, Welahan, Mayong, Tahunan, Mlonggo, Kalinyamatan, Kedung, Nalumsari.


Dia menuturkan bahwa sebaran wilayah yang dipastikan puso antara lain Kecamatan Kalinyamatan, dengan jumlah terbanyak yakni 555 hektare. 


Kemudian diikuti Kecamatan Pecangaan seluas 367 hektare, Kedung 296 hektare, dan Welahan 283 hektare. 


Kecamatan Nalumsari yang didominasi Desa Dorang dan sekitarnya seluas 178 hektare, lalu Kecamatan Mayong seluas 95 hektare. 


Kecamatan Tahunan terdata 16 hektare sawah yang puso dan Kecamatan Mlonggo sawah puso seluas 5 hektare.


"Data ini sudah dipastikan puso, kemudian kami akan setorkan ke provinsi dan pusat untuk meminta bantuan," ucapnya.


Setelah memastikan data sawah yang mengalami gagal panen, DKPP Jepara akan berupaya mengajukan bantuan cadangan bibit nasional ke APBN.


"Paling tidak bisa mendapatkan bantuan bibit pengganti, secara SOP perhektare dapat 25 kg," terangnya.


Di samping itu, ribuan hektare sawah di Kabupaten Jepara yang mengalami puso tidak berpengaruh pada stok beras. 


"Stok dan pasokan beras kami pastikan aman, kami sudah ada kerjasama dengan daerah yang lain," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved