Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ramadan

290 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Mudik Lebaran 2024 di Kota Pekalongan

Dalam rangka pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah, ratusan personel gabungan dari jajaran TNI, Polri dan instansi terkait

Tayang:
Penulis: Aisya Aulia Latifah | Editor: muh radlis
IST
Kegiatan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Candi Tahun 2024 di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Kamis (4/4/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dalam rangka pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah, ratusan personel gabungan dari jajaran TNI, Polri dan instansi terkait (Satpol-P3KP, Dishub, Dinkes, BPBD) disebar dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) Tahun 2024, yang akan ditempatkan pada posko di beberapa wilayah Kota Pekalongan.


Sebelum pelaksanaan pengamanan pada Hari H, jajaran Polres Pekalongan Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Candi Tahun 2024 yang dipimpin oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Doni Prakoso Widamanto di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Kamis (4/4/2024). 


AKBP Doni mengungkapkan bahwa, Operasi Ketupat Candi 2024 berlangsung selama 13 hari terhitung tanggal 4 April hingga 16 April 2024.

Operasi ini dilaksanakan untuk mengamankan masyarakat selama melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran Tahun 2024.


Apel ini dilakukan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel yang akan melaksanakan pengamanan sepanjang jalur mudik di Kota Pekalongan.


"Polres Pekalongan Kota melaksanakan operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Ketupat Candi (OKC) Tahun 2024, kami menerjunkan personel gabungan baik dari TNI, Polri, Satpol P3KP, Dishub, Dinkes, BPBD dan sebagainya sejumlah 290 orang, tetapi dengan penguatan personel-personel lainnya dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)," ungkapnya.


AKBP Doni menyampaikan, dikarenakan Kota Pekalongan sendiri tidak memiliki jalur tol, maka tidak menerapkan sistem One Way.

Namun, pengamanan berfokus pada kegiatan masyarakat di jalur arteri yang sifatnya aglomerasi (kegiatan masyarakat antar kota/kabupaten tetangga).

Pihaknya memprediksi ada sekitar 20 ribu-30 ribu orang pemudik akan melintas di Kota Pekalongan baik dari luar kota maupun aglomerasi. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-2 Lebaran atau Senin, 8 April 2024.


Pos pengamanan (pospam) yang disiapkan ada 3 pos, yakni di Pos Exit Tol Setono, Pos THR Monumen dan Pos Ramayana Pekalongan.

Selain itu, Polres Pekalongan Kota juga menyiapkan tim urai yang akan digerakkan apabila ada perlambatan arus lalu lintas yang terjadi di Kota Pekalongan.


"Untuk pengalihan arus juga sudah kami lakukan rekayasa lalu lintas kaitannya dengan jalur mudik masyarakat yang melalui jalur arteri, terutama jalur alternatif sumbu tiga dari pemberlakukan One Way di jalan tol, nanti akan ditempatkan kantong-kantong parkir dan alternatif lain baik rekayasa jalan, penutupan jalan, maupun pembukaan jalan. Namun, hal itu sifatnya situasional melihat situasi dan kondisi di jalan tersebut seperti apa," tandasnya.


Usai apel gelar pasukan, AKBP Doni beserta sejumlah pejabat Forkopimda lainnya juga melakukan pengecekan kesiapan personel dan armada yang akan digunakan untuk pengamanan mudik Lebaran 2024.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved