Berita Kabupaten Semarang
UKSW Jalin Kerja Sama Dengan Saloka Theme Park di Kabupaten Semarang
(UKSW) Salatiga melakukan kerja sama dengan PT Panorama Indah atau dikenal dengan tempat wisata Saloka Theme Park di Kabupaten Semarang.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga melakukan kerja sama dengan PT Panorama Indah atau dikenal dengan tempat wisata Saloka Theme Park di Kabupaten Semarang.
Kerja sama yang dilakukan yaitu dalam hal pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan juga pengembangan lembaga.
Dengan itu, artinya jejaring kerja sama UKSW dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) semakin bertambah luas.
Termasuk Saloka, di mana taman rekreasi yang dinilai menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah dan sekitarnya tersebut kini juga menggandeng perguruan tinggi baik swasta maupun negeri dengan semangat yang sama.
Perjanjian kerja sama itu ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) di Saloka Theme Park, Tuntang, Kabupaten Semarang pada Rabu (27/3/2024).
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW, Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM., Ph.D (AFHEA) menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi kolaborasi ini dan siap untuk bekerja sama.
“Secara prinsip kita ingin menjadikan Saloka Theme Park sebagai live laboratory bagi mahasiswa dan dosen untuk mengaplikasikan ilmunya sekaligus untuk belajar langsung dari dunia industri. Dalam kerja sama ini banyak hal bisa kita kerjakan seperti magang, penyusunan kurikulum dan lainnya,” kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu (7/4/2024).
Baca juga: Christina Ariadne Sekar Sari Raih Gelar Doktor Manajemen di FEB UKSW, Beri Kontribusi pada UMKM
Baca juga: UKSW Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Studi Pembangunan
Prof Yafet menambahkan, saat ini UKSW yang telah mendapatkan pengakuan internasional dengan Bintang 3 secara menyeluruh dari QS Stars Rating memiliki 14 fakultas dan 63 pilihan program studi.
Karena itulah, menurut dia kerja sama dapat dilakukan tidak terbatas hanya dalam bidang ilmu pariwisata saja, tetapi juga bagi bidang ilmu lainnya seperti manajemen, IT, hukum, manajemen event, pertunjukan dan lainnya.
“Kita membutuhkan effort untuk menindaklanjuti MoU ini dengan tindakan-tindakan yang lebih aplikatif sehingga tidak berhenti di level tanda tangan saja.
Dengan begitu kerja sama ini akan memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak dan juga masyarakat,” imbuh dia.
Dia menekankan agar penandatanganan PKS ini segera ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih konkret yang sifatnya aplikatif sehingga memberikan banyak manfaat terutama bagi masyarakat.
Sementara itu, Managing Director Saloka Theme Park, Teddy Darmanto dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan penandatanganan MoU para pihak dapat bekerja sama lebih luas.
Saloka Theme Park diharapkan bisa menjadi sebuah laboratorium di masyarakat yang dapat berguna untuk pendidikan formal baik dalam bentuk magang dan lainnya.
“Kami ingin tularkan kepada masyarakat bagaimana sebuah manajemen tempat rekreasi bisa juga menjadi tempat pembelajaran. Bagaimana membangun industri pariwisata yang bisa menciptakan lapangan kerja dan juga pemberdayaan lingkungan."
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi embrio yang ke depannya akan bermanfaat untuk civitas academica, masyarakat luas dan juga Saloka Theme Park ,” kata dia.
Selain dengan UKSW, Saloka Theme Park juga menandatangani kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). (*)
| CFD Perdana di Alun-alun Bung Karno Ungaran, Warga Jogging Hingga Serbu Lapak UMKM |
|
|---|
| Jumat Perdana WFH di Pemkab Semarang, Pegawai Dinkes dan BPBD Tetap Full Ngantor |
|
|---|
| 5 Pegawai Pemkab Semarang Dipecat, Ada yang Terbukti Berbuat Asusila |
|
|---|
| Siap-siap Seleksi Perangkat Desa, Pemkab Semarang Gandeng KPK, Buka 269 Formasi |
|
|---|
| Pendapatan Kabupaten Semarang Diproyeksikan Tembus Rp1,9 Triliun pada 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Saloka-di-Saloka-Theme-Park-Tuntang-Kabupaten-Semarang.jpg)