Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Puisi

Puisi Ruang Hijau Natasha Rizky

Puisi Ruang Hijau Natasha Rizky: Ruang Hijau Aku masih ingat betul. Pukul 10.00 pagi memasuki ruang hijau.

Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
INSTAGRAM
Puisi Ruang Hijau Natasha Rizky 

Puisi Ruang Hijau Natasha Rizky

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Ruang Hijau Natasha Rizky:

Ruang Hijau

Aku masih ingat betul.

Pukul 10.00 pagi memasuki ruang hijau.

Menduduki kursi yang membuat kedinginan.

Di depannya ada meja kecil untuk bertumpu,

beban-bena yang sebenarnya angkat tangan.

 

Jari-jariku melipat-lipat dan menekan-nekan.

Keringat halus berjatuhan,

tetapi seperti enggan untuk tampil.

Malu karena tak ingin terlihat hancur.

 

Lalu di hadapannya, ada beberapa sosok analisis.

Entah itu kontradiksi, tetapi hatiku hendak berangkat.

Belum lagi air mata meringis kecil kesakitan.

Disangka kering, ternyata tidak kokoh bendungannya.

 

Aku melihat ke arahnya dengan pelipis matakku.

Ampun, ini di dalamnya berdarah-darah.

Hampir mati.

Dia terlihat biasa saja, ringan.

Tubuhku gontai terambau cedera yang jelas.

 

Tadinya aku masih berharap.

Dia yang akan membangun narasi perjuangan.

Namun, kenyataannya...

Aku hanya memanjangkan angan-angan.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved