Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Gara-gara Bediang, Rumah Warga Desa Klopoduwur Blora Nyaris Kebakaran 

Gara-gara bediang untuk ternak, rumah milik Supinah (52), warga Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, nyaris kebakaran, Senin malam

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Muhammad Olies
Ist/Dok. Damkar Satpol PP Blora
Api bediang berhasil dipadamkan oleh warga sebelum merembet membakar rumah warga Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Blora, Senin (15/4/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Gara-gara bediang untuk ternak, rumah milik Supinah (52), warga Desa Klopoduwur, RT 07 RW 02 Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, nyaris kebakaran, Senin (15/4/2024) malam.

Bediang biasa dilakukan warga untuk mengusir serangga atau nyamuk agar tidak menyerang ternak peliharaan.

Kabid Damkar Satpol PP Blora, Hariyanto Purnomo, mengatakan, info kebakaran diterima pada pukul 19.37 WIB.

"Setelah mendapat info laporan dari warga, petugas damkar langsung ke TKP," katanya, kepada Tribunjateng.

Hariyanto menerjunkan satu mobil pemadam kebakaran, satu mobil water suplay BPBD, serta tujuh personel.

"Tetapi sesampainya di lokasi, api sudah bisa dipadamkan warga. Damkar hanya memastikan sudah tidak ada titik api lagi. Pukul 20.00 petugas damkar kembali ke mako," terangnya.

Baca juga: Gara-gara Tabung Gas Elpiji Bocor, Rumah Warga Desa Ledok Blora Nyaris Terbakar

Baca juga: Kebakaran Rumah Produksi Roti Lukai 10 Orang, Warga: Suara Ledakan Saya Kira Mercon

Lebih lanjut, Hariyanto menjelaskan berdasarkan informasi yang didapat, kejadian itu berasal dari aktivitas bediang. 

"Kronologinya, api diduga dari bediang sehingga menimbulkan kebakaran. Kebakaran sudah membesar di rumah bagian belakang. Selanjutnya korban berteriak minta tolong dan didengar tetangga,"

"Tetangga korban akhirnya menelpon pemadam kebakaran untuk bantuan pemadaman api," jelasnya

Hariyanto mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati saat menyalakan bediang untuk ternak. Harus selalu dalam pengawasan.

"Diimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap api. Jika menyalakan bediang jangan ditinggalkan begitu saja," paparnya.(Iqs).

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved