Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Muka Wanita Chindo Vera Nyaris Hancur Dihantam Batu Bata Kakek Liong di Kuburan Sentosa

Alasan yang mendasari Then Tet Liong (73) untuk menyerang Vera Natalia di Pekuburan Sentosa Pangkalpinang adalah karena rasa sakit hati.

Tayang:
istimewa
Muka Wanita Chindo Vera Nyaris Hancur Dihantam Batu Bata Kakek Liong di Kuburan Sentosa 

TRIBUNJATENG.COM - Alasan yang mendasari Then Tet Liong (73) untuk menyerang Vera Natalia di Pekuburan Sentosa Pangkalpinang adalah karena rasa sakit hati.

Pada hari Rabu (17/4/2024) pagi, Vera ditemukan terluka parah, terutama di wajah, di Pekuburan Sentosa Kota Pangkalpinang.

Polresta Pangkalpinang segera menangkap Then Tet Liong (73) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga: Sadisnya Begal Payudara Seret Wanita Berhijab Sampai Luka Parah, Kaki, Muka dan Pundak Berdarah

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Riza Rahman, motif penganiayaan tersebut diduga karena kesalahan yang dialami pelaku dari korban.

"Untuk motif pelaku melakukan penganiayaan berat karena merasa sakit hati oleh korban, sering memeras pelaku, yang mana diketahui korban dan pelaku memiliki hubungan gelap perselingkuhan. Namun untuk saat ini, kami masih terus melakukan pemeriksaan," ungkap AKP Riza Rahman, Rabu (17/4/2024).

Pelaku, yang biasanya bekerja sebagai buruh harian lepas, mengaku menggunakan batu bata untuk menghantam Vera.

"Saat diinterogasi, pelaku mengakui memang benar telah melakukan penganiayaan terhadap korban, dengan cara memukul wajah korban dengan batu bata," bebernya.

Luka-luka yang dialami Vera termasuk luka bocor di kening kiri, serta luka retak di rahang dan wajah.

Korban, yang tinggal di Kelurahan Bintang, berangkat pada pukul 06.00 WIB dalam keadaan kurang sehat.

Suaminya mengatakan bahwa ia pergi untuk membayar utang kepada seorang teman.

"Keterangan suami korban ini, memang korban berangkat pergi dari rumah, katanya mau bayar utang kepada temannya," kata Riza.

Namun, pertemuan dengan pelaku, yang berasal dari Semabung Baru, berakhir tragis dengan penganiayaan.

Insiden tersebut dilaporkan oleh seorang saksi yang mendengar teriakan korban meminta tolong.

"Kasus ini awalnya ada saksi yang mendengar korban wanita kesakitan yang meminta tolong, lalu melaporkan hal tersebut sehingga bisa segera kami tindak lanjuti," bebernya.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Polresta Pangkalpinang, sementara korban dirawat di RSUD Depati Hamzah untuk perawatan medis.

(*)

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co dengan judul Wanita Bersimbah Darah di Pekuburan Sentosa Pangkalpinang, Polisi Ungkap Motif Pelaku Aniaya Korban

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved