Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sembunyi di Ngawi

Pelaku penipuan katering buka puasa Masjid Sheikh Zayed Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), telah ditangkap pihak kepolisian.

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Korban dugaan penipuan pesanan makanan, Kusnadi Slamet Widodo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolresta Solo, Jumat (19/4/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -- Pelaku penipuan katering buka puasa Masjid Sheikh Zayed Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), telah ditangkap pihak kepolisian.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan pelaku berinisial E telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polresta Solo.

"Saat ini sudah kita tangani. Ada bukti-bukti tanda terima barang, list order sudah kita amankan.

Prosedur selanjutnya kita lakukan penyidikan," kata Iwan Sektiadi saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4). 

Dia mengatakan pelapor yang juga saksi yakni SP dan KSW juga sudah diperiksa.

Diketahui, SP merupakan mertua E, warga Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.

Sementara, KSW merupakan teman sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) pelaku, E.

KSW merupakan warga Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. 

Sebelum ditangkap, pelaku sempat melarikan diri ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim).

"Pelaku sempat kabur ke Ngawi. Kalau penangkapan ke Ngawi kita tidak ada upaya paksa. Kita temui tersangka di kesempatan berbeda setelah pelaporan oleh korban," jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan, korban SP bercerita kejadian ini bermula saat menantunya mengaku mendapatkan pesanan makanan menu buka puasa di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Total 800 paket, dengan rincian 400 kotak makan dan 400 takjil. Kemudian orderan itu dibagi dengan KSW.

"Mendapatkan orderan 800 paket. Setiap porsi makanan harganya Rp 25.000, dan takjil Rp 15.000," kata SP, saat di Mapolresta Solo, Jumat (19/4). 

Lebih lanjut, setiap harinya dia dan anaknya mengirimkan menu berbuka puasa ke Masjid Sheikh Zayed Kota Solo.

Selain itu, setiap minggunya pada bulan Ramadhan, dia diminta untuk mengirimkan nota pembayaran. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved