Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Jelang PSIS vs Persikabo di BRI Liga 1, Gali Freitas Tebar Ancaman

PSIS Semarang akan melakoni laga kandang terakhirnya di BRI Liga 1 2023/2024 saat menjamu Persikabo 1973.

Dokumentasi PSIS Semarang
Pemain PSIS Semarang Septian David Maulana (Kanan) bersama rekannya, Gali Freitas merayakan gol keduanya ke gawang Arema FC dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (9/8/2023). PSIS berhasil menang 2-0 dalam laga ini- ist 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang akan melakoni laga kandang terakhirnya di BRI Liga 1 2023/2024 saat menjamu Persikabo 1973 pada laga pekan ke-33 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (26/4/2024) sore.


Bermain menghadapi Laskar Padjajaran, pelatih kepala PSIS, Gilbert Agius justru mewaspadai Persikabo 1973 yang sudah dipastikan terdegradasi. Menurut Gilbert, Persikabo 1973 saat ini sudah tanpa tekanan melakoni sisa laga musim ini. Dimas Drajad dkk dipastikan akan bermain tanpa tekanan.


Berbeda dengan Mahesa Jenar, PSIS Semarang masih membidik poin sempurna di dua laga terakhir seri reguler untuk menjaga kans masuk ke posisi empat besar atau zona championship series.


PSIS yang saat ini ada di urutan lima klasemen masih bersaing memperebutkan posisi empat besar dengan tim lain seperti Madura United dan Dewa United.


Gilbert Agius mengatakan untuk persiapan mengamankan tiga poin dalam laga kandang terakhir, persiapan fisik menjadi poin utama.


Hal ini dikarenakan PSIS harus menjalani pertandingan dengan jeda waktu yang cukup mepet. Sebelumnya PSIS baru saja memainkan laga pekan ke-22 melawan Rans Nusantara FC (22/4) lalu.


"Kami memainkan dua game dalam empat hari. Artinya, fokus harus membuat recovery yang bagus untuk pemain karena kita semua tahu untuk laga kandang ini harus perjalanan jauh Semarang-Magelang," kata Gilbert sehari jelang laga, Kamis (25/4).


"Butuh waktu juga," tambahnya.


Gilbert tak menampik jika pasti ada pemainnya yang dalam kondisi kurang bugar. Namun untuk laga terakhir di kandang kali ini, ia meyakini semua pemainnya sudah siap tempur.


"beberapa pemain pasti ada yang lelah, namun kita sudah recovery fisik. Ini memasuki akhir-akhir kompetisi. Kita tidak banyak lakukan perubahan skema. Kita hanya fokus di pertandingan untuk mempersiapkan diri tampil bagus," katanya.

 

Pada laga kontra Persikabo ini, PSIS dipastikan minus Alfeandra Dewangga Santosa yang absen karena hukuman akumulasi kartu merah yang dia terima dalam laga sebelumnya.


Selebihnya, Mahesa Jenar diprediksi tampil dengan kekuatan yang kurang lebih sama seperti saat memenangkan pertandingan melawan Rans Nusantara FC.


Di lini belakang, duet bek tengah Lucas Gama dan Wahyu Prasetyo bakal menjadi tembok kokoh klub kebanggan masyarakat Kota Semarang itu.


Adapun soal calon lawan, Gilbert mengatakan timnya tetap memberikan respect terhadap tim tamu walau datang dengan status tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan.


Justru menurut Gilbert, laga melawan Persikabo menjadi laga yang sulit dibanding pertandingan sebelum-sebelumnya.


"Persikabo sudah dipastikan degradasi tapi saya melihat permainan mereka, dalam beberapa laga setelah dipastikan degradasi mereka tampil lepas tanpa beban," ujarnya.


Pelatih asal Malta tersebut juga mengatakan beberapa laga terakhir Persikabo cukup bagus.


"Terkadang menghadapi tim dengan tanpa tekanan akan menyulitkan. Saya melihat tiga laga terakhir mereka, ketika tampil tanpa tekanan lawan Bali United Persikabo memainkan sepakbola yang bagus. Makanya, besok kami harus lebih fokus, kompak, dan konsentrasi untuk memainkan sepakbola yang bagus," pungkasnya.


Menemani Gilbert Agius dalam sesi jumpa pers, top skor klub musim ini Paulo Gali Freitas mengaku siap kembali mengukir gol untuk timnya.


Gali sejauh ini telah mengemas sebelas gol.


"Kami siap untuk laga besok.  Pasti saya ingin mencetak gol lagi di Magelang," ujar wonderkid asal Timor Leste itu.


Dalam kesempatan terpisah, Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman mengatakan akan melakukan beberapa rotasi pada laga melawan PSIS untuk menjaga kebugaran para pemain.


"Persiapan kami menghadapi PSIS waktunya sangat sempit, hanya recovery tidak memberikan latihan intensitas tinggi, kami juga akan rotasi pemain untuk mensiasati kebugaran pemain," ujar mantan pelatih Persib Bandung ini.


Walau demikian, Djanur sapaannya memastikan timnya tetap serius menatap laga tandang ini.


"Tapi tidak mengurangi spirit, tidak mengurangi keinginan untuk tetap bermain maksimal dan coba meraih poin disini. Kita tahu PSIS di papan atas, jadi kami waspadai karena punya kualitas lebih dari kami, mudah-mudahan kami bisa mencuri poin dan kami tidak menyerah meski sudah degradasi akan tetap berjuang sampai akhir," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved