Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Jadi Syarat Kelulusan MTSN 1 Jepara, Expo Mini Riset Siswa Lahirkan Karya Tulis Dan Robot

MTSN 1 Jepara menggelar Expo Mini Riset yang diikuti siswa kelas IX  sebagai syarat kelulusan.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA
EXPO MINI RISET - Suasana Siswa Kelas IX MTSN 1 Jepara memperlihatkan hasil karyanya dalam Expo Mini riset. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - MTSN 1 Jepara menggelar Expo Mini Riset yang diikuti siswa kelas IX  sebagai syarat kelulusan.

Pantauan Tribunjateng di lokasi, nampak hampir seluruh siswa kelas IX sebanyak 346 siswa berlomba memperlihatkan hasil riset yang diciptakan.

Baca juga: Tangkal Macet Ilmu Pengetahuan, Dosen Fakultas Dakwah UIN Saizu Rancang Pengabdian Berbasis Riset

Mulai dari berbagai karya tulis, aquascape, robotik, hingga alat pemarut kelapa pun berhasil diciptakan oleh siswa kelas IX MTSN 1 Jepara.

Kepala Madrasah MTSN 1 Jepara, Miftakhudin mengatakan Expo Mini Riset ini sebagai bentuk pembeda dari sekolah lain untuk menjadi syarat kelulusan kelas IX.

"Jadi kegiatan expo riset ini bagian tugas akhir siswa kelas 9 karena MTSN 1 Jepara adalah MTSN berbasis riset sesuai dengan SK Nomor 6757 Tahun 2020 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Jakarta. Maka membedakan dengan MTS yang lain siswa kelas 9 harus menyelesaikan tugas akhir berupa mini riset atau dalam bentuk yang lain.Bisa membentuk pemikirannya menjadi karya," kata Miftakhudin kepada Tribunjateng, Kamis (2/5/2024).

Dia menyampaikan bahwa pihak sekolag membebaskan siswa kelas IX ingin membuat apapun.

"Satu diantaranya mini riset, kedua itu dalam bentuk video pendek hasil karya anak dalam bidang teknologi. Beberapa hal kreasi anak bisa ditampilkan," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti mini riset ini adalah siswa yang tidak memilih program tahfidz.

Baca juga: Audiensi Rektor UKSW dan Unhan RI: Sepakat Adakan Riset Bersama

"Semua kelas 9 tapi yang tidak program Tahfidz, jadi semua siswa yang tidak program tahfidz itu wajib untuk menyelesaikan tugas akhir menyajikan mini riset atau karya yang lain sebagai syarat kelulusan mereka. Kalau siswa memilih program tafit yang menyelesaikan tafitnya paling tidak 6 juz dari kelas 7 sampai kelas 9," ucapnya.

Dia ingin dengan ada kegiatan ini bisa memberikan pandangan kreatifitas dari sejak dini.

"Siswa memiliki kreatifitas dan memilik nilai lebih dibandingan yang lain, jadi minimal mampu menuangkan pemikiran dalam bentuk tulisan atau dalam bentuk karya yang lebih bermanfaat bagi mereka," tutupnya. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved